Tarif Air Curah DIY Bakal Naik, Pelanggan Bantul Waswas
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto saat menerangkan soal wacana pembangunan Museum Keistimewaan Senin (29/1/2024). Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi A DPRD DIY mewacanakan pembangunan Museum Keistimewaan di wilayah setempat sebagai salah satu daya tarik wisata dan sumber pengetahuan bagi generasi muda.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan beberapa museum dan monumen sebenarnya sudah berdiri di Jogja untuk mengenang sejarah keistimewaan DIY. Salah satunya berada di Selomartani, Sleman berupa monumen Pelataran.
"Inilah yang kemudian penting untuk menjadi pemikiran bersama agar pemda untuk kemudian melahirkan museum-museum yang bisa menjadi dudukan menjadi tempat tujuan bagi yang pertama rekreasi keluarga yang ada di Jogja sendiri kemudian yang kedua menjadi tempat tujuan bagi para wisatawan," kata Eko, Senin (29/1/2024).
Eko menambahkan dengan kehadiran Museum Keistimewaan nantinya ada alternatif wisata di Jogja selain pantai, pegunungan dan juga kuliner. Selain itu Museum Keistimewaan itu nantinya juga busa menjadi bahan pembelajaran bagi generasi Z.
"Bagi adik-adik kita yang masih SMA ini juga ingin tahu dulu itu lahirnya Undang-undang keistimewaan ini gimana, belum semua tahu loh," ujarnya.
Baca Juga
Mendekatkan Museum Pada Masyarakat dengan Jogja Museum Expo
Tarik Minat Kaum Muda, Koleksi Museum Akan Dipamerkan di Pusat Perbelanjaan
Museum Belum Menjadi Kunjungan Utama Wisatawan, Kenapa?
Dinas Kebudayaan, kata Eko harus mengundang berbagai lembaga, para sejarawan dan periset jika ingin museum ini terwujud. Bangunannya tidak perlu terlalu besar tetapi memuat sejumlah koleksi seputar perjalanan keistimewaan Jogja secara lengkap.
"Mungkin hanya rumah saja yang di situ kemudian punya punya koleksi sejarah lengkap. Ke depan kita akan undang Dinas Kebudayaan dan Paniradya Kaistimewan untuk membicarakan rencana ini," kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.