Tarik Minat Kaum Muda, Koleksi Museum Akan Dipamerkan di Pusat Perbelanjaan

Kasi Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY Wismarini (keempat dari kiri) dan Redaktur Pelaksana Harian Jogja Nugroho Nurcahyo (kempat dari kanan) berfoto bersama di Kantor Harian Jogja, Rabu (31/7/2019). - Harian Jogja/Sunartono.
31 Juli 2019 23:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Koleksi museum-musem anggota Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY  akan dipamerkan di sebuah mal tepatnya Sleman City Hall (SCH) dalam rangkaian kegiatan Gelar Potensi Museum pada 7 Agustus 2019 hingga 10 Agustus 2019. Kegiatan itu digelar untuk mendekatkan museum ke masyarakat terutama anak muda.

Kasi Permuseuman Bidang Pemeliharaan, Pengembangan Sejarah, Sastra Bahasa dan Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY Wismarini menjelaskan kegiatan itu sepenuhnya digelar Dinas Kebudayaan DIY menggunakan dana keistimewaan untuk mendukung rangkaian HUT ke-48 Barahmus DIY. Pihaknya berkomitmen untuk mendukung kegiatan Barahmus dalam upaya mendekatkan museum ke masyarakat. Gelar potensi museum itu mengangkat tema Dengan Naungan Merah Putih Merangkai Artefak dalam Ke-Indonesiaan.

“Ini akan menampilkan dua kegiatan, pawai museum dan pameran museum,” katanya dalam kunjungan ke Kantor Harian Jogja bersama Pengurus Barahmus DIY, Rabu (31/7/2019).

Ia mengatakan dalam pameran itu akan menampilkan berbagai koleksi 37 museum anggota Barahmus. Semua koleksi yang telah melewati proses pemilihan oleh kurator akan dijadikan satu dengan tidak tersekat identitas antamuseum. Untuk menarik minat pengunjung, dalam rangkaian kegiatan itu digelar pula acara seperti lomba mewarnai dan swafoto, serta memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menampilkan atraksi seni. Sekolah yang mendelegasikan wakil untuk tampil di acara tersebut akan diberikan kesempatan lagi untuk program kunjung museum.

“Kami ingin museum bisa dekat dengan masyarakat, terutama anak muda milenial sehingga kami membuat acara pendukung untuk menarik pengunjung datang,” ucapnya.

Selain itu, dalam rangkaian gelar potensi museum akan digelar karnaval museum pada tanggal 7 Agustus 2019, start pukul 14.00 WIB dari Lapangan Pemda Sleman dan finish di Lapangan Denggung, Sleman. “Setelah karnaval ini baru kemudian dilanjutkan pameran. Digelar di Sleman karena kami ingin menyasar semua wilayah DIY, dengan tidak hanya fokus di Kota Jogja,” katanya.

Ketua Barahmus DIY Bambang Widodo menambahkan sejumlah acara juga digelar untuk memperingati HUT ke-48 Barahmus DIY. Antara lain ziarah ke sejumlah mantan Ketua Umum Barahmus DIY. Kemudian sepeda gembira pada Minggu (4/7/2019) diikuti sekitar 500 orang perwakilan dari anggota Barahmus, komunitas dan masyarakat pecinta museum, dengan start dan finish di Monumen Jogja Kembali. “Kegiatan ini gratis dan setiap peserta mendapatkan kaos, konsumsi dan doorprize. Rute melewati sejumlah museum juga seperti Museum Sasana Wiratama Pangeran Diponegoro, Museum Sandi dan Museum TNI AD,” ucapnya.

Pihaknya juga akan menggelar seminar museum pada 6 Agustus 2019 di Pendopo Agung Museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa dengan menghadirkan sejumlah pemateri seperti arkeolog UGM Djoko Dwiyanto, Dosen ISI Yogyakarta Sumbo Tinarbuko