Ratusan Orang Keracunan Menu MBG di Batang, Bertumbangan Saat Dibawa ke RS
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Kasi Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY Wismarini (keempat dari kiri) dan Redaktur Pelaksana Harian Jogja Nugroho Nurcahyo (kempat dari kanan) berfoto bersama di Kantor Harian Jogja, Rabu (31/7/2019). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Koleksi museum-musem anggota Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY akan dipamerkan di sebuah mal tepatnya Sleman City Hall (SCH) dalam rangkaian kegiatan Gelar Potensi Museum pada 7 Agustus 2019 hingga 10 Agustus 2019. Kegiatan itu digelar untuk mendekatkan museum ke masyarakat terutama anak muda.
Kasi Permuseuman Bidang Pemeliharaan, Pengembangan Sejarah, Sastra Bahasa dan Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY Wismarini menjelaskan kegiatan itu sepenuhnya digelar Dinas Kebudayaan DIY menggunakan dana keistimewaan untuk mendukung rangkaian HUT ke-48 Barahmus DIY. Pihaknya berkomitmen untuk mendukung kegiatan Barahmus dalam upaya mendekatkan museum ke masyarakat. Gelar potensi museum itu mengangkat tema Dengan Naungan Merah Putih Merangkai Artefak dalam Ke-Indonesiaan.
“Ini akan menampilkan dua kegiatan, pawai museum dan pameran museum,” katanya dalam kunjungan ke Kantor Harian Jogja bersama Pengurus Barahmus DIY, Rabu (31/7/2019).
Ia mengatakan dalam pameran itu akan menampilkan berbagai koleksi 37 museum anggota Barahmus. Semua koleksi yang telah melewati proses pemilihan oleh kurator akan dijadikan satu dengan tidak tersekat identitas antamuseum. Untuk menarik minat pengunjung, dalam rangkaian kegiatan itu digelar pula acara seperti lomba mewarnai dan swafoto, serta memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menampilkan atraksi seni. Sekolah yang mendelegasikan wakil untuk tampil di acara tersebut akan diberikan kesempatan lagi untuk program kunjung museum.
“Kami ingin museum bisa dekat dengan masyarakat, terutama anak muda milenial sehingga kami membuat acara pendukung untuk menarik pengunjung datang,” ucapnya.
Selain itu, dalam rangkaian gelar potensi museum akan digelar karnaval museum pada tanggal 7 Agustus 2019, start pukul 14.00 WIB dari Lapangan Pemda Sleman dan finish di Lapangan Denggung, Sleman. “Setelah karnaval ini baru kemudian dilanjutkan pameran. Digelar di Sleman karena kami ingin menyasar semua wilayah DIY, dengan tidak hanya fokus di Kota Jogja,” katanya.
Ketua Barahmus DIY Bambang Widodo menambahkan sejumlah acara juga digelar untuk memperingati HUT ke-48 Barahmus DIY. Antara lain ziarah ke sejumlah mantan Ketua Umum Barahmus DIY. Kemudian sepeda gembira pada Minggu (4/7/2019) diikuti sekitar 500 orang perwakilan dari anggota Barahmus, komunitas dan masyarakat pecinta museum, dengan start dan finish di Monumen Jogja Kembali. “Kegiatan ini gratis dan setiap peserta mendapatkan kaos, konsumsi dan doorprize. Rute melewati sejumlah museum juga seperti Museum Sasana Wiratama Pangeran Diponegoro, Museum Sandi dan Museum TNI AD,” ucapnya.
Pihaknya juga akan menggelar seminar museum pada 6 Agustus 2019 di Pendopo Agung Museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa dengan menghadirkan sejumlah pemateri seperti arkeolog UGM Djoko Dwiyanto, Dosen ISI Yogyakarta Sumbo Tinarbuko
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.