Advertisement
Kurang Terawat, Perbaikan MGM Tunggu Serah Terima
Pengunjung mulai berdatangan ke Tlogo Muncar salah satu objek wisata di Tanaman Nasional Gunung Merapi (TNGM) pada Senin (11/6/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Museum Gunungapi Merapi (MGM) merupakan salah satu objek wisata yang ada di Sleman. Sayangnya di museum geo wisata itu masih terlihat beberapa kerusakan mulai dari atap yang berlubang hingga dinding yang kurang terawat.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman, Aji Wulantara menjelaskan pengelolaan MGM dilakukan bersama Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bandung. "Belum maksimal perawatannya karena bangunan itu belum diserah terimakan dengan Pemkab Sleman, dalam hal ini Disbud Sleman, jadi pengelolaannya masih dilakukan bersama-sama," kata Aji Selasa (5/3/2019).
Advertisement
Lebih lanjut, Aji menjelaskan, pengelolaan MGM ini belum sepenuhnya berada di bawah dinasnya. Hal tersebut membuat ia belum bisa melakukan perbaikan secara langsung dan harus menunggu dari pihak kementerian terlebih dahulu.
"Kalau 100 persen pengelolaan di Sleman, kami bisa menganggarkan dengan dana keistimewaan [Danais] untuk perawatan dan perbaikannya," ungkap dia.
BACA JUGA
Ia mengatakan, pihaknya menargetkan di 2019 ini bisa mengelola MGM secara penuh. Saat ini pihaknya tengah menunggu proses pengajuan dokumen di Kementerian Keuangan. "Prosesnya pengajuannya sudah dari 2018 lalu, tapi ini semoga bisa cepat dan 2019 bisa sepenuhnya menjadi aset Sleman," tambah dia.
Sementara itu, Kabid Dokumentasi dan Sarpras Disbud Sleman Wasita mengatakan lahan seluas 3,4 hektar yang digunakan MGM merupakan aset Pemkab Sleman. Sedangkan bangunan seluas 4.470 meter persegi tersebut dibangun oleh pusat. "Nanti di belakang bangunan itu karena ada lahan yang luas akan ada pengembangan juga," kata Wasita.
Saat ini, lanjut dia, pihaknya terus menggenjot kunjungan wisatawan. dengan memperbanyak even di MGM mulai dari pertunjukan pertunjukan seperti cokekan, musik, dan dialog kebudayaan. "Di tahun 2019 kami optimis bisa mencapai target kunjungan 275 ribu wisatawan. Wisata MGM ini kan segmented terutama anak sekolah yang ingin belajar tentang Merapi," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mogok Kerja Black Friday, 3.000 Pekerja Amazon Tuntut Upah Layak
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Jembatan Bambu akan Gantikan Akses Putus Jalur Wisata Srikeminut
- Kontes Andong Digelar untuk Jaga Citra Wisata Jogja, Ini Jadwalnya
- Puluhan Ribu Warga Gunungkidul Dapat Bantuan Beras dan Minyak
- Aksi Hijau Sungai Code, JSGI Rangkul Warga Tanam Pohon Kepel
- Tiang Bangunan di TPI Baron Gunungkidul Rawan Ambruk
Advertisement
Advertisement



