Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Petugas KPPS TPS 102 saat melakukan pelaksanaan pemiliha di rumah warga yang mengalami sakit. Rabu (14/2/2024)./ Harian Jogja David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan pemilihan tidak hanya dilakukan di TPS. Pasalnya, ada petugas KPPS yang mendatangi rumah warga untuk membantu dalam proses pemilihan.
Pelaksanaan pemilihan jemput bola ini, salah satunya dilakukan di TPS 102 di Kalurahan Maguwo, Depok. Total dari 297 pemilih, ada tiga orang yang terpaksa mencoblos di rumah dikarenakan sakit.
Ketua KPPS TPS 102, Muhammad Misbah mengatakan, pelaksanaan pemilihan tidak hanya dilakukan di TPS. Pasalnya, juga ada kebijakan jemput bola bagi calon pemilih yang sakit sehingga tidak bisa datang ke lokasi pemilihan.
“Tempat kita juga ada yang dilakukan pemilihan dengan jemput bola. Ini sama seperti yang dilakukan oleh pasien di rumah sakit,” kata Misbah kepada wartawan, Rabu (14/2/2024).
Menurut dia, pemilihan dengan mendatangi calon pemilih memang diperbolehkan karena sudah disampaikan saat bimbingan teknis (Bimtek) untuk pemilihan. Meski demikian, ada syarat yang dipenuhi seperti calon pemilih sakit sehingga tidak bisa mendatangi TPS, ada permohonan dari keluarga.
Pada saat pencoblosan di rumah, petugas KPPS tidak sendirian karena juga didampingi minimal oleh dua orang saksi. Di sisi lain, untuk wadah hasil surat suara harus dipastikan menggunakan kantong gelap.
“Sudah sesuai aturan dan di TPS kami ada tiga orang yang didatangi agar bisa tetap memilih. Tujuan jemput bola, untuk memastikan hak suara yang dimiliki tetap terlindungi,” katanya.
Dia menambahkan, untuk menarik minat pemilih datang ke lokasi, seluruh petugas KPPS menggunakan pakaian tari Badui yang merupakan kesenian asli Sleman. Di sisi lain, juga menyediakan tempat foto serta layanan cek Kesehatan gratis bagi pemilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Polisi menduga teror pocong di Tangerang merupakan modus pencurian dan perampokan. Warga diminta aktifkan ronda dan siskamling.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.