Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Prosesi pemakaman petugas linmas di TPS 1 Bulus Kidul, Sukidi di tempat pemakaman setempat. Jumat (16/2/2024)./Istimewa-Polsek Pakem
Harianjogja.com, SLEMAN—Petugas Linmas TPS 1 Bulus Kidul di Kalurahan Candibinangun, Pakem, Sukidi, 56, meninggal dunia setelah sebelumnya pingsan dan dibawa di rumah sakit, Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 16.44 WIB. Dia diduga meninggal dunia karena kelelahan seusai menjalankan tugas pengamanan di TPS lebih dari 24 jam.
Kapolsek Pakem, AKP Samiyono mengatakan, almarhum Sukidi sudah dimakamkan pada Jumat (16/2/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Dia merupakan petugas linmas yang berjaga di TPS 1 Bulus Kidul, Candibinangun. “Ini baru selesai pemakaman dan saya ada di lokasi,” kata Samiyono lewat sambungan telepon, Jumat.
Samiyono menjelaskan, proses perhitungan suara di TPS 1 Bulus Kidul selesai pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Sebagai petugas pengamanan TPS, Sukidi ikut mengantarkan kotak suara ke PPK di Kapanewon Pakem sekitar pukup 08.00 WIB. “Setelah pulang Pak Sukidi dan rombongan menyempatkan makan bareng di sebuah warung,” katanya.
Setelah itu, sambung Samiyono, korban pulang ke rumah. Tak berselang lama, pamit ke keluarga untuk membayar upah menanam padi ke warga di Kapanewon Ngemplak. “Pergi dengan naik motor dan keluarga tahu-tahu mendapatkan laporan Pak Sukidi pingsan di teras rumah orang terus dibawa ke rumah sakit di Kalasan,” katanya.
Berdasarkan keterangan dari rumah sakit, anggota Linmas ini dinyatakan meninggal Kamis sekitar pukul 16.44 WIB. “Dari pengakuan keluarga tidak memiliki komorbid atau penyakit bawaan. Sepertinya kelelahan,” katanya.
Menurut Samiyono, dugaan meninggalnya Sukidi karena kelelahan bukan tanpa dasar. Hal ini melihat dari waktu kerja petugas TPS yang lebih dari 24 jam. “Pemilihan mulai Rabu pagi dan perhitungan baru selesai Kamis Pagi. Padahal, sejak Selasa malam juga sudah mulai bertugas menjaga di area TPS,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Dukuh Bulus Kidul, Candibinangun, Beni Nur Cahaya. Ia mengakui tidak tahu persis kronologi kejadian, tetapi berdasarkan pengakuan dari keluarga, sebelum meninggal Sukidi pamit untuk membayar upah menanam padi ke warga di Ngemplak. “Tahu-tahu dikabari pingsan dan dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Menurut dia, Sukidi tercatat sebagai anggota linmas di Candibinangun. Selain itu, juga menjadi anggota kelompok tani dan buruh harian lepas. “Pak Sukidi merupakan pensiunan satpam di SMA Pakem. Setelah pensiun jadi linmas di Candibinangun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.