Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Pemkot Jogja menerima 3 penghargaan dalam ajang Penganugerahan Baznas Award beberapa waktu lalu di Jakarta - Dokumentasi Pemkot Jogja
Harianjogja.com, UMBULHARJO—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja baru saja membawa pulang tiga penghargaan dalam gelaran Penganugerahan Baznas Award 2024 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ketua Baznas Kota Jogja Syamsul Azhari menjelaskan pihaknya berhasil menyabet penghargaan Baznas dengan Publikasi Konten Kantor Digital Teraktif dan Baznas dengan Operator Sistem Manajemen Informasi Baznas (Simba) Terbaik.
"Kota Jogja juga mendapatkan penghargaan sebagai kota dengan Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik," kata Syamsul.
BACA JUGA : Bupati Bantul Terima Baznas Award 2024
Dia menambahkan, Baznas Kota Jogja terus melakukan beragam inovasi. Misalnya saja pembinaan terhadap para santri tahfidz Al-Quran. Sepanjang tahun 2023 juga ada program pemberdayaan kampung, penyerahan bantuan alat kesehatan bagi disabilitas di Kota Jogja, dan program peduli Palestina. Tak kalah penting, Baznas Kota Jogja juga telah menyalurkan penerimaan zakat kepada penerima manfaat.
"Pada 2023 ada sekitar 10.260 orang dan 2.255 kelompok penerima manfaat dari zakat yang dikekola Baznas Kota Jogja. Kami berterima kasih kepada para pemberi zakat. Semoga ini menjadi amal jariyah yang tidak pernah putus pahalanya," ujarnya.
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo yang juga mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik mengungkapkan berbagai penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus semangat baru untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dia berharap, Baznas dapat terus menjalankan ketugasannya sebagai penghimpun dana zakat dan menyalurkan zakat dengan tepat dan amanah.
"Kami sangat membuka diri kaitannya dengan pengumpulan, pengelola, dan penyaluran zakat dari ASN di lingkup Pemkot, juga masyarakat umum. Sejauh ini berjalan lancar, sehingga pemanfaatannya juga akan kembali ke masyarakat untuk kepentingan peningkatan ekonomi, pembangunan, pendidikan, kesehatan juga kesejahteraan sosial," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.