Harga Louhan di Jogja Bisa Tembus Rp30 Juta, Begini Peluang Bisnisnya
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Ilustrasi./Twitter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Untuk kali pertama, Pemkab Gunungkidul berhasil mendapat penghargaan Adipura. Penghargaan tersebut diberikan untuk Kota Wonosari. Program Adipura merupakan instrumen kebijakan yang telah dilaksanakan sejak 1986.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan program Adipura menjadi bagian dari penilaian indikator suatu kota tingkat kabupaten/kota seperti kebersihan, ruang terbuka hijau (RTH) sampai partisipasi masyarakat.
Dia menjelaskan ada empat sasaran objek penilaian yaitu Kota Metropolitan, Besar, Sedang, dan Kecil. Kabupaten Gunungkidul masuk dalam kategori kota kecil.
Sebelum penghargaan adipura tersebut, Pemkab lebih dulu mendapat sertifikat adipura tahun 2023. Penilaian dilakukan setahun sebelumnya. “Ini pertama kali Kota Wonosari mendapat Piala Adipura. Artinya ada grade peningkatan dalam upaya kami yang dilihat tim asesor,” kata Hary, Rabu (6/3/2024).
Hary mengaku apabila Pemkab dapat mempertahankan penghargaan tersebut selama lima tahun berturut-turut maka Pemkab Gunungkidul akan mendapat penghargaan Adipura Kencana. Dengan begitu, Kota Wonosari masih menjadi fokus pengelolaan selama lima tahun ke depan.
“Bukan berarti kami mengabaikan wilayah lain. Salah satu indikator juga tidak di dalam perkotaan Wonosari. Sampel kemarin di pantai dan Nglanggeran,” katanya.
BACA JUGA: Pengelolaan Sampah Bawa Sleman Sabet Penghargaan Adipura
Tanpa program Adipura pun, kata Hary, Pemkab Gunungkidul tetap akan mengelola wilayah-wilayah di Gunungkidul. Sampai saat ini, pendirian TPS3R terus diupayakan, setidaknya ada 21 TPS3R di Gununkidul. Hanya saja pada tahun ini, DLH tidak memiliki program pendirian TPS3R. Padahal, setidaknya setiap kalurahan perlu memiliki minimal satu TPS3R. “Di Kalurahan Kepek juga ada program kampung hijau,” ucapnya.
Kelompok pemerhati kali pun telah dibentuk untuk menjaga dan memonitor kualitas air sungai. Uji kualitas udara juga dilakukan DLH. “Masyarakat juga harus hadir untuk terlibat dalam permasalahan lingkungan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-21. Sebanyak 188 korban dievakuasi, sementara 55 korban masih dalam pencarian.