Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
KPU DIY./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan rekapitulasi suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Selasa (5/3/2024).
Berdasarkan salinan Surat Keputusan KPU DIY No.5/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY 2024, sejumlah Caleg memperoleh jumlah suara tertinggi dan berpotensi menjadi anggota legislatif (Aleg) DPRD DIY periode 2024-2029.
BACA JUGA: Sah! PDIP Raih Suara Tertinggi di DPRD DIY, Disusul Gerindra, PKS, PKB dan Golkar
Berdasarkan pembagian Daerah Pemilihan (Dapil) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DIY pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, untuk wilayah DIY terdapat 7 Dapil dengan alokasi 55 kursi.
Jumlah kursi terbesar berada di Dapil 7 DIY dengan total 11 kursi. Sedangkan, kursi terkecil terdapat pada Dapil 3 DIY dengan hanya 6 kursi.
Berikut Raihan Suara Sah Caleg DPRD DIY untuk Dapil 1, Pemilu 2024. Untuk Dapil 1 mencakup seluruh pemilih di Kota Jogja.
Untuk Dapil 1 DPRD DIY, jumlah kursi yang diperebutkan para Caleg sebanyak 7 kursi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.