Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Foto ilustrasi Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja memberikan bantuan kepada warga Semaki Kulon RT 34 RW 10 Kelurahan Semaki, Umbulharjo, Kota Jogja, Rabu (13/3/2024). Warga tersebut pada 11 Januari 2024 lalu tempat tinggalnya mengalami musibah kebakaran.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo kepada Fiki Edriand yang merupakan anak dari pemilik rumah Almarhum Diyah Sugiharyati. Singgih mengungkapkan rasa prihatinnya kepada Fiki atas musibah yang menimpanya.
"Bantuan yang berikan ini merupakan bentuk perhatian, kepedulian dan kecintaan Pemkot Jogja kepada warganya. Saya berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban dan membantu memperbaiki rumah yang terbakar,” katanya.
BACA JUGA: DPKH Gunungkidul Pastikan 2 Kambing Mati Mendadak Positif Antraks
Bantuan yang diberikan sebesar Rp18 juta. Menurutnya, musibah yang dialami Fiki bukanlah sesuatu yang diinginkan. Meski begitu, ia berharap peristiwa ini juga menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai bahaya kebakaran dan potensi penyebabnya seperti dari peralatan kelistrikan, serta potensi dari perapian di dapur.
"Masyarakat perlu lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, termasuk terkait pencegahan terjadinya kebakaran, dengan memperhatikan instalasi listrik yang sesuai prosedur,” jelasnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja, Taokhid, mengatakan kebakaran yang terjadi di rumah Fiki Edriand disebabkan oleh penghuni rumah lupa mematikan kompor saat rumah ditinggal pergi beraktivitas.
"Rumah tersebut dikontrakkan dan dihuni dua kepala keluarga. Luas bangunannya sekitar 96 meter persegi. Rumah tersebut seluruhnya terbakar," katanya.
Fiki Edrian mengaku haru bercampur bahagia. Di tengah musibah yang ia hadapi, bantuan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah rumahnya dilalap si jago merah. "Bantuan ini sangat kami butuhkan saat ini. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.