Kinerja Perbankan Nasional Kuat, Himbara Tahan Tekanan Global
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Ilustrasi mudik - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Daerah atau ruas jalan yang memerlukan sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 1445 Hijriah mulai dipetakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul.
"Dalam persiapan menghadapi Lebaran pasti ada arus mudik, arus lalu lintas selama liburan dan arus balik, itu kami sudah menyiapkan sejak dini, mulai sekarang kami memetakan daerah atau ruas jalan yang memerlukan sarana prasarana keselamatan," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi di Bantul, Rabu (13/3/2024).
Menurut dia, pemetaan ruas jalan di wilayah Bantul tersebut perlu dilakukan karena dengan beroperasinya jalur jalan lintas selatan (JJLS) wilayah selatan Bantul, banyak jalur alternatif yang timbul, sehingga perlu ada langkah lebih lanjut.
"Karena itu kami harus menyiapkan rambu rambu, papan papan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan, maupun sarana yang dibutuhkan pada jalur jalur alternatif yang ada," katanya.
Dia mengatakan untuk jalur alternatif di objek wisata sudah dikondisikan, karena langkah dan pengendalian sudah rutin dilakukan setiap tahun bersama instansi teknis terkait.
BACA JUGA: Dinas PUP ESDM DIY Belum Terima Laporan Kebocoran Pipa Lindi TPA Piyungan
"Makanya, nanti menjelang arus mudik Lebaran kami action ke lapangan, termasuk ke pos-pos pantau arus mudik, arus liburan, dan arus balik di Bantul, jadi Insyaallah, Dinas Perhubungan Bantul siap," katanya.
Dia mengatakan sarana dan prasarana keselamatan yang dibutuhkan itu di antaranya imbauan bagi pemudik di pintu masuk Bantul, baik di Jalan Wates Sedayu, Jalan Raya Srandakan, juga Jalan Wonosari Piyungan yang merupakan pintu masuk dari arah timur. "Itu nanti pertama kali masuk informasi tentang jalur jalur alternatif," katanya.
Kemudian, kata dia, imbauan keselamatan khususnya di ruas ruas jalan yang rawan kecelakaan, seperti jalur Cimomati, jalur Mangunan, di sepanjang JJLS, Jalan Parangtritis, Jalan Wonosari, Jalan Wates akan dilengkapi rambu rambu.
"Dan nanti di pos pos tertentu seperti biasanya Pos Srandakan, Pos Sedayu, Pos Induk Gabusan kemudian pos di jalan ring road selatan itu kami ada pos pos pantau bersama dengan Polres TNI Polri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.