Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Tiga tersangka pembuang sampah liar menjalani sidang tipiring di Pengadilan negeri Jogja, Rabu (20/3/2024)./ist Satpol PP JOgja
Harianjogja.com, JOGJA—Satpol PP Kota Jogja menangkap basah tiga orang yang membuang sampah di pinggir jalan, tepatnya di selatan Pasar Giwangan, Umbulharjo. Ketiganya pun harus menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring).
Operasi yustisi ini dilaksanakan pada Selasa (19/2/2024), untuk mengamankan pelanggaran pembuangan sampah di lokasi strategis, tepatnya di Ringroad Selatan, sebelah selatan Pasar Giwangan, yang memang sering jadi tempat pembuangan sampah liar.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat, menjelaskan dalam operasi tersebut, hasil yang diperoleh adalah penangkapan tiga tersangka yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya, dengan inisial S, AR dan B.
“Para tersangka tersebut akan dimintai keterangan lebih lanjut dalam Berita Acara Pemeriksaan [BAP]. Pelanggaran yang dilakukan oleh para tersangka ini melanggar Perda Kota Jogja No. 10/2012 tentang Pengelolaan Sampah,” ujarnya, Rabu (20/3/2024).
Baca Juga
OTT Sampah Liar di Bantul Tak Efektif, Ini Alasannya
Pemkab Bantul Mulai Terapkan Yustisi pada Pembuang Sampah Liar
TPST Piyungan Ditutup, Pemkab Bantul Klaim Mampu Kelola Sampah Mandiri 30,15 Ton per Hari
Selain di-BAP, ketiga tersangka juga harus menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Jogja, Rabu (20/3/2024). Sesuai Perd Kota Jogja No. 10/2012, dalam sidang ini ketiganya dikenakan sanksi berupa denda Rp100.000 subsider satu hari kurungan.
Octo menegaskan operasi yustisi soal sampah liar ini rutin dilaksanakan, dengan fokus mendasari beberapa lokasi yang sudah dipastikan target operasinya. Ia juga berkoordinasi dengan Satpol PP Bantul karena lokasi yang berada di perbatasan.
“Atas dasar koordinasi kami dengan Satpol PP Bantul terkait pembuangan sampah liar di perbatasan. Selain itu, lokasi lainnya di antaranya jalan Bantul, jalan Katamso, jalan Wahid Hasyim, jalan Ki Mangunsarkoro, jalan HOS Cokroaminoto, jalan Kusbini dan jalan Urip Sumoharjo,” paparnya.
Diharapkan dengan operasi yustisi sampah liar ini, masyarakat tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat karena akan mengganggu keindahan kota dan menimbulkan masalah kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kecelakaan maut di Boyolali, motor tertabrak truk LPG di lampu merah Penggung. Satu penumpang tewas di lokasi.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas