Vegetasi Merapi Terbakar Usai Awan Panas Meluncur 2 Km, Begini Kondisinya
Awan panas guguran Merapi sejauh 2.000 meter memicu vegetasi terbakar. TNGM memastikan api tidak berkembang dan telah padam.
Nyamuk Aedes Aegypti - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul menegaskan bahwa salah satu dari dua warga Gunungkidul yang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) disebabkan karena keterlambatan penanganan.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Ismono mengatakan kondisi salah satu warga tersebut sudah lebih dulu kritis. “Informasi dari rumah sakit, ada keterlambatan dari bawah. Ketika sudah sampai di rumah sakit sudah kritis. Ini yang cukup berat memang,” kata Ismono, Rabu (27/3/2024).
Kedua warga tersebut, kata dia, masih anak-anak, satu anak laki-laki berumur 5 tahun dengan kondisi berkebutuhan khusus dan satu perempuan berumur 7 tahun.
Per Senin (18/3/2024), Dinkes mencatat ada 311 kasus baik DBD maupun Dengue Shock Syndrom (DSS). Rinciannya pada Januari ada 74 penderita dengan nol kematian; Februari ada 190 penderita dengan dua kematian; dan Maret ada 47 penderita dengan nol kematian.
BACA JUGA: Orang yang Pernah Sakit DBD Mungkin Dapat Terinfeksi Kembali, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Angka kasus melonjak pada Feburari dengan jenis kelamin penderita 96 laki-laki dan 94 perempuan. Pada 2023, total kasus DBD menyentuh angka 260 kasus. Rinciannya warga umur 1-4 tahun ada 30 penderita; 5-14 tahun ada 74 penderita; 15-44 tahun ada 141 penderita; dan 44 tahun ada 15 penderita.
Tegasnya, apabila ada warga yang mengalami gejala yang mengarah pada DBD maka dia meminta agar yang bersangkutan langsung dibawa ke Puskesmas. Dari Puskesmas, orang tersebut akan mendapat rujukan ke rumah sakit apabila memang terjangkit DBD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Awan panas guguran Merapi sejauh 2.000 meter memicu vegetasi terbakar. TNGM memastikan api tidak berkembang dan telah padam.
PT Pegadaian (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli” menyalurkan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek
Satpol PP Bantul menindaklanjuti laporan warga terkait indekos di Ngestiharjo yang diduga digunakan untuk aktivitas open BO atau prostitusi.
Instagram meluncurkan label AI Generated Profile. Akun AI tanpa label berisiko kehilangan jangkauan di Reels dan Explore.
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke 16 besar China Masters 2026 setelah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur. Simak hasil dan jadwal wakil Indonesia lain