Sensus Ekonomi 2026 Mulai Digelar, BPS Jogja Data Usaha Digital
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menerima anggaran Dana Keistimewaan (Danais) Rp5,93 miliar untuk pembangunan tiga Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) tahun ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi menyampaikan anggaran tersebut dialokasikan untuk pemanfaatan Satuan Ruang Strategis (SRS) pengolahan sampah dan pembangunan TPS3R di Kalurahan Bantul, Potorono dan Caturharjo.
Nantinya, ketiga TPS3R tersebut akan dilengkapi dengan gedung pengolahan sampah, dan peralatan memilah dan mengolah sampah. "Di situ nanti lengkap ada bangunan gedung juga peralatan pemilahan sampah, penyaringan, press [untuk sampah plastik]," katanya, Minggu (7/4/2024).
Selain itu di TPS3R Kalurahan Bantul dan Potorono juga akan dilengkapi dengan sepeda motor roda tiga untuk operasional.
Sementara menurut Bambang, untuk pembangunan gedung TPS3R di Kalurahan Bantul dialokasikan anggaran mencapai Rp940 juta, Kalurahan Potorono mencapai Rp1,6 miliar. Sementara untuk pembangunan gedung TPS3R Kalurahan Caturharjo akan menyerap anggaran Rp850 juta. Sementara sisa anggaran akan dialokasikan untuk pengadaan peralatan pengolahan sampah.
Sementara pendirian TPS3R di Kalurahan Bantul yang menggunakan tanah Sultan Grond (SG). Saat ini lahan tersebut telah mengantongi serat palilah dari Kraton Jogja. "Sementara [lahan untuk TPS3R] di Caturharjo masih berproses di Dispertaru DIY, untuk [lahan TPS3R] di Potorono telah dilakukan cek lapangan oleh DLH Bantul dan tim teknis," imbuhnya.
BACA JUGA: Kapasitas Pengelolaan Sampah TPS3R Nitikan Ditingkatkan dengan Menambah Alat
Adapun, luas lahan di tiga lokasi tersebut masing-masing adalah sekitar 200 meter persegi.
Saat ini, review Detail Engineering Design (DED) ketiga TPS3R tersebut masih digarap. Menurutnya pembangunan ketiga TPS3R tersebut akan dilakukan pada triwulan ketiga pada 2024. "Itu [pembangunan TPS3R] dijadwalkan rampung September [2024]," imbuhnya
Dia menyampaikan ketiga lokasi tersebut masing-masing ditarget mampu mengolah sampah 2 ton per hari.
Dia menilai alokasi anggaran tersebut didapat untuk mendukung pengelolaan sampah tahun ini. Menurutnya, alokasi anggaran untuk pembangunan TPS3R tersebut diberikan untuk mendukung target Bantul bersih sampah tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.