Dinsosnakertrans Jogja Kaji Perluasan Penerima Santunan Kematian
Dinsosnakertrans Jogja mengkaji perluasan penerima Santunan Kematian di luar desil 1-2 dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
Ilustrasi aktivasi identitas kependudukan digital - Antara
Harianjogja.com, BANTUL–Kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Bantul masih minim. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul terus lakukan jemput bola untuk meningkatkan kepemilikan IKD.
Kepala Disdukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan kepemilikan IKD di Bantul saat ini masih mencapai 4,1 persen atau berkisar 34 ribu orang. Sementara menurutnya kepemilikan IKD hingga akhir tahun 2024 ditargetkan mencapai sekitar 40 ribu orang.
Kwintarto menilai kepemilikan IKD yang masih rendah tersebut disebabkan masih ada masyakat Bantul yang tidak memiliki ponsel pintar (smartphone) untuk mengaksesnya secara mandiri.
"Selain itu, belum seluruh masyakat menyadari atau merasa memerlukan IKD. Jadi sudah punya KTP, merasa IKD belum dibutuhkan," ujarnya, Minggu (7/4/2024).
Menurut Kwintarto saat ini masih banyak pelayanan publik yang dapat diakses masyarakat dengan menggunakan KTP. Meski begitu, menurutnya pelayanan publik kedepannya mengarah digitalisasi. Sehingga dia mendorong masyarakat mengurus IKDnya.
"[Saat sudah banyak yang memiliki IKD] Pelayanan publik harapannya tidak memerlukan KTP manual. Harapannya itu akan mempercepat proses pelayanan," katanya.
BACA JUGA: Libur Lebaran, Puskesmas Rawat Inap di Sleman Tetap Buka 24 Jam
Selain itu, menurut Kwintarto dengan kepemilikan IKD dapat meminimalisir penyediaan blangko e-KTP. Kwintarto menyampaikan setiap bulan diperlukan sekitar 6-7 ribu blangko e-KTP bagi warga Bantul. Sementara setiap bulan Pemkab Bantul mendapat alokasi 4-6 ribu blangko e-KTP.
Meski begitu, Kwintarto memastikan saat ini ketersediaan blangko e-KTP masih mencukupi lantaran dalam triwulan pertama tahun 2024 ada tambahan 11 ribu blangko e-KTP dari pemerintah pusat.
Pemkab Bantul pun menjalin kerjasama dengan kapanewon-kapanewon di Bantul untuk percepatan kepemikan IKD. Selain itu, Disdukcapil Bantul juga mendatangi beberapa sekolah untuk perekaman e-KTP dan mendaftarkan IKD pemilih pemula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsosnakertrans Jogja mengkaji perluasan penerima Santunan Kematian di luar desil 1-2 dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.