Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Ilustrasi HeHa Sky View di Kapanewon Patuk./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul menyampaikan setidaknya ada dua lokasi yang menjadi titik rawan macet selama libur Idulfitri 2024. Oleh sebab itu, wisatawan perlu memperhatikan jalur dan waktu kunjungan di objek wisata Gunungkidul.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, Iptu Kevin Ibrahim mengatakan titik rawan macet yang pertama ada di simpang empat Patuk. “Di simpang empat Patuk kami tidak memberlakukan one way. Kami hanya melakukan pembatasan di simpang empatnya menggunakan water barrier. Dengan begitu, wisatawan dari arah Jogja mau ke Heha Sky harus memutar di Kali Pentung. Sedangkan, wisatawan dari Heha mau ke Wonosari atau pantai harus memutar di Piyungan,” kata Kevin dihubungi, Senin (8/4).
Selain di simpang empat Patuk, Kevin menyampaikan bahwa titik-titik rawan macet ada di kawasan pantai selatan utamanya dari Pantai Baron – Indrayanti.
Sebaliknya, sistem one way justru diberlakukan Polres Gunungkidul di dua ruas jalan yang berada di kawasan Heha Ocean View, Kalurahan Girikarto, Panggang dan kawasan sekitar Obelix Sea View. One way di kawasan Heha Ocean View akan diberlakukan sejak simpang tiga Girisekar. Sementara jalur kembali dari Heha akan melalui simpang empat Legundi.
“One way juga kami berlakukan di Kawasan Obelix Sea View [Giricahyo, Purwosari]. Jadi dari arah Parangtritis atau di simpang tiga Jelog akan kami putar melalui Simpang Tiga Nanas dan Simpang Tiga Gabug. Kendaraan besar tidak bisa lewat Obelix, rawan," katanya.
BACA JUGA: Lalu Lintas Kendaraan Masih Landai, Sistem Satu Arah di Tol Cipali Belum Diberlakukan
Kapospam Hargodumilah Patuk, Iptu Paryadi mengatakan pintu masuk Patuk Gunungkidul rawan macet apabila telah masuk H+2 Idulfitri karena pemudik mulai berwisata ke kawasan pantai dan ada juga yang kembali ke tanah rantau.
Begitupun pemudik dari Gunungkidul akan turun ke Jogja ingin berliburan ke Kota Jogja akan bersinggungan di Hargdumilah, Patuk. “Kalau terjadi crowded di sekitar simpang empat PJR Patuk, akan kami rekayasa. Bus-bus mau ke Imogiri dari Pengger, Becici, Heha Sky nanti diturunkan lewat Piyungan. Bukit Bego berbahaya kalau dilewati,” kata Paryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.