Ratusan Galon Bekas Disulap Jadi Media Tanam Padi, DPRD Jogja Minta Ditiru
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Warga Kalurahan Potorono mengikuti takbir keliling di Lapangan Potorono, Selasa (9/4/2024). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, beserta jajaran mengawal dan mengamankan kegiatan takbir keliling menyambut hari raya Idulfitri 1445 Hijriah, Selasa (9/4/2024) malam.
Pengamanan berlangsung di sejumlah titik di wilayah Bantul, yang secara umum kegiatan takbir keliling berjalan aman, lancar dan tertib.
"Tidak ada kejadian menonjol, dan tentunya kami ucapkan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut berperan aktif dalam menjaga kondusifitas wilayah selama malam takbiran," ungkap Kapolres, Rabu (10/4/2024).
Selain itu, Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan pelaksanaan takbir keliling sesuai Surat Edaran yang disepakati bersama.
"Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Bantul, yang telah mematuhi aturan pelaksanaan takbir keliling, sehingga semuanya dapat berjalan aman dan lancar," ucapnya.
Lebih lanjut, berdasarkan laporan dari Polsek jajaran di 17 Kapanewon, situasi sampai saat ini terpantau aman kondusif serta tidak ada kejadian yang menonjol.
Baca Juga
Muhammadiyah Bantul Minta Warga Takbiran dengan Tertib
Polres Bantul Kerahkan Personel Amankan Malam Takbiran
Takbir Keliling di Bantul Boleh tetapi Terbatas, Tak Boleh Ada Petasan dan Obor Api
Kapolres juga memohon maaf kepada warga masyarakat, apabila selama melaksanakan tugas ada anggota Polisi yang salah ucap maupun sikap.
Menurutnya, perlu ada ketegasan ketika imbauan mulai diabaikan. Hal ini demi keamanan dan ketertiban wilayah Bantul, nama baik Bantul dan keselamatan semua.
“Sesuai surat edaran malam takbir maksimal sampai pukul 23.00 guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Maka kami tegas pulangkan para pengendara yang masih sliweran di jalan terutama yang keluar kapanewon,” ungkapnya.
Ada beberapa kejadian pula yang polisi terpaksa harus melakukan tindakan tegas, seperti melakukan penyitaan kembang api yang dibawa peserta takbir keliling.
“Kami terpaksa sita kembang api guna mencegah digunakn sebagai alat menembak yang dapat melukai dan menimbulkan gesekan antarkelompok,” bebernya.
Untuk diketahui, selama pelaksanaan malam takbiran, petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Bantul, Kodim 0729/Bantul, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga tenaga kesehatan dan tim lintas sektoral lainnya telah melakukan pengamanan.
Kapolres menambahkan dirinya selaku pimpinan Polres Bantul mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah bagi umat muslim yang merayakannya.
"Kami ucapkan selamat Idulfitri 1445 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.