Nasib Kawasan Industri Piyungan Masih Menggantung
Nasib Kawasan Industri Piyungan masih menunggu keputusan pemerintah pusat setelah kewenangan pengelolaan izin PT YIP beralih dari Pemkab Bantul.
Foto Ilustrasi. Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyalami warga satu per satu saat open house syawalan Lebaran 2019 di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Senin (10/6/2019)/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Warga diminta untuk menjaga ketertiban saat ikut open house Lebaran dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X.
Pemda DIY kembali menggelar agenda open house di momentum Lebaran 2024 setelah selama empat kali Idulfitri ditiadakan. Agenda itu rencananya akan dilaksanakan Selasa 16 April 2024, di Bangsal Kepatihan, kompleks Kepatihan, Kota Jogja yang dihadiri langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
Masyarakat yang ingin hadir di acara buka pintu Lebaran 2024 Pemda DIY itu dipersilakan hadir untuk bersilaturahmi dengan segenap pimpinan organisasi perangkat daerah setempat. Hanya saja masyarakat yang ikut serta dibatasi sebanyak 3.000 orang dari lapisan mana pun.
Koordinator Substansi Hubungan Masyarakat, Biro Umum, Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan undangan ini bersifat terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin bersilaturahmi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dan tentunya tidak dipungut biaya apapun.
"Kami secara terbuka mengundang seluruh masyarakat untuk dapat hadir bersilaturahmi dengan Ngarsa Dalem dan Kanjeng Gusti. Masyarakat dipersilakan datang dengan memakai dresscode rapi dan sopan kemudian juga nanti mohon maaf sekali, dilarang untuk mengambil foto atau selfie di atas Bangsal Kepatihan dengan beliau-beliau. Ini untuk menjaga ketertiban bersama dan agar tidak memperlama antrean," kata Ditya, seperti dalam keterangan tertulis Senin (15/4/2024).
BACA JUGA: Ratusan Hotel di Jepang Jadi Korban Penipuan lewat Booking.com
Ditya menjelaskan, acara akan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Tiga jam tersebut akan dibagi menjadi tiga sesi per satu jam sekali, dengan maksud agar antrian bisa lebih tertib dan lebih kondusif. Agenda buka pintu Lebaran 2024 ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan pimpinan daerah.
Masyarakat yang datang nantinya juga akan dijamu dengan sajian-sajian kuliner tradisional dari DIY seperti soto ayam, mi jawa goreng/rebus, nasi liwet, aneka jenang dan aneka minuman. Usai bersalaman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masyarakat dipersilakan untuk menikmati jamuan yang telah disediakan secara prasmanan.
"Kami berharap acara ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib. Semoga acara ini bisa mengobati kerinduan masyarakat untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur. Apalagi ini kan sudah absen selama 4 kali dari tahun 2020 hingga 2023 karena pandemi covid-19. Monggo kepada masyarakat, kami persilakan rawuh (datang), dengan tetap tertib,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib Kawasan Industri Piyungan masih menunggu keputusan pemerintah pusat setelah kewenangan pengelolaan izin PT YIP beralih dari Pemkab Bantul.
KPK mengusulkan kampanye akbar ditinjau ulang dan mendorong kampanye digital untuk menekan biaya politik serta mencegah korupsi.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.