Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Petugas membawa seorang gelandangan dari Plengkung Gading Jogja ke Camp Assesment Dinas Sosial DIY, Senin (15/4/2024). - ist Satpol PP Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Gelandangan yang kerap ditemukan tidur di dalam Plengkung Gading, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dibawa oleh Satpol PP Kota Jogja ke Camp Assesment Dinas Sosial DIY. Sebelumnya keberadaannya di Plengkung Gading sempat beredar luas di media sosial.
Kasi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Jogja, Yudha Bangun Pamungkas, menjelaskan gelandangan tersebut telah ditertibkan pada Senin (15/4/2024) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika sedang tidur di dalam Plengkung Gading.
“Dapat info dari media sosial, juga ada aduan warga yang mana gelandangan itu menempati di dalam Pelengkung Gadingnya itu. Akses jalan jadi terganggu karena dia menggelar beberapa peralatannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/4/2024).
Gelandangan tersebut adalah seorang nenek berinisial WJ, yang diduga memiliki gangguan jiwa. Karena kondisi tersebut, WJ pun sulit diajak berkomunikasi. “Yang bersangkutan seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sulit komunikasi. Asal Sewon menurut Camp Assessment,” kata dia.
Menurutnya, keberadaan WJ di Pelengkung Gading tersebut sudah beberapa kali dilaporkan, namun ketika petugas mendatangi, gelandangan tersebut tidak ada di lokasi. WJ juga tidak setiap hari berada di Pelengkung Gading. “Tidak setiap hari di situ, kadang ada kadang tidak,” ungkapnya.
Selain mengganggu pengguna jalan, kebiasaan WJ tidur di dalam Pelengkung Gading tersebut juga dapat membahayakan dirinya sendiri karena ramainya kendaraan yang melintas. “Itu bahaya, pada saat rame dia malah kena apa, kita malah khawatir,” katanya.
Sebelumnya, gelandangan ini telah terpantau pada 25 Maret 2024 lalu dan videonya diunggah di media sosial oleh akun Merapi Uncover. Waktu itu Satpol PP Kota Jogja sudah mendatangi dan memantau di sekitar lokasi namun tidak menemukan keberadaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.