Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Dua orang pekerja sendag menggoreng keripik belut di salah satu rumah produksi di Kalurahan Margoluwih, Seyegan. - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Keripik belut merupakan salah satu penganan khas dari Kabupaten Sleman. Di momen libur Lebaran, makanan ringan ini banyak diburu pembeli untuk oleh-oleh atau dikonsumsi sendiri.
Pemilik usaha Keripik Belut Citra Rasa di Kalurahan Margoluwih, Seyegan, Wartiyem mengatakan momen Lebaran menjadi berkah dikarenakan keripik belut yang diproduksi laris manis diserbu pembeli. Di pertengahan bulan puasa, ia sempat tidak yakin akan ada kenaikan penjualan, tetapi hal tersebut terbantahkan karena memasuki H-2 Lebaran dagangannya banyak yang mencari dan aktivitas penjualan mulai menignkat.
“Ramai dan dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, saat ini ada kenaikan sekitar 20%,” kata Warti, sapaan akrabnya saat dihubungi, Selasa (16/4/2024).
Ia mengakui selama libur Lebaran bisa menjual keripik belut hingga 700 kilogram atau tujuh kuintal. Warti bersyukur karena ada peningkatan penjualan yang signifikan dibandingkan dengan hari biasa.
“Awalnya hanya mempersiapkan sekitar 500 kilogram, tapi sampai sekarang sudah terjual 700 kilo. Ini belum termasuk makanan ringan yang lainnya juga laris diburu pembeli,” ungkapnya.
Dikarenakan banyak yang memburu, Warti mengaku kesulitan untuk menambah stok bahan baku. Pasalnya, saat Lebaran banyak pencari belut berhenti beraktivitas sehingga kiriman jauh berkurang dan harus berebut dengan perajin yang lainnya.
“Ada pasokan sedikit-sedikit, tapi ya itu harus berebut dengan perajin keripik belut lainnya. Tapi, secara umum bersyukur karena omset saat Lebaran dapat meningkat pesat,” katanya.
Salah seorang pemudik di Kalurahan Sariharjo, Ngaglik, Hardianto mengatakan, sebelum balik ke perantauan di Jakarta menyempatkan diri berburu keripik belut ke Kawasan Godean. Penganan ini rencananya tidak hanya untuk dimakan sekeluarga, tapi juga dibagikan ke teman dekat sebagai oleh-oleh.
“Keripik belum merupakan penganann khas dari Sleman dan keberadannya sudah sangat lama dan sering dicari untuk oleh-oleh. Tentunya sebelum balik, saya tidak lupa membelinya untuk dibawa ke Jakarta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Jadwal DAMRI dari YIA Jumat 18 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.