Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Baliho Lurah Banyurejo, Saparjo terpapang di jalan kabupaten di wilayah Kapanewon Mlati. Jumat (19/4/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Bursa calon bupati di Pilkada Sleman semakin meriah. Lurah Banyurejo, Tempel, Saparjo, berniat maju di pesta demokrasi lima tahunan ini.
Baliho bergambar Saparjo bertebaran di jalanan Kapanewon Mlati, Tempel, hingga Seyegan. Ia terlihat memakai pakaian jas dengan kopiah warna hitam dan dasi warna merah.
Di gambar ini juga ada tulisan Untuk Sleman 2024-2029 Semakin Maju. Saparjo berminat menjadi kepala daerah karena mengaku ingin bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas.
BACA JUGA: Perhatian! Berikut Syarat dan Tahapan Paslon Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Sleman
“Supaya Sleman semakin maju dan makmur rakyatnya,” kata Saparjo saat dihubungi wartawan, Jumat (19/4/2024).
Ia tidak akan maju lewat jalur perseorangan. Saparjo sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik di Sleman. “Masih penjajakan,” katanya.
BACA JUGA: Berpeluang Maju di Pilkada Sleman, Ketua PDIP Sleman: Saya Tidak Cocok Jadi Eksekutif
Menurut dia, komunikasi yang dijalin masih sangat cair dan belum mengerucut ke partai tertentu. “Terus diupayakan dan masih digodok sama tim. Pangapunten saat ini belum mengarah ke partai tertentu,” katanya.
Selain Saparjo, beberapa nama sudah terlebih dahulu mencuat sebagai kandidat kepala daerah di Pilkada Sleman. Bakal yang muncul di antaranya Bupati Kustini Sri Purnomo, Wakil Bupati Danang Maharsa, hingga mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya.
Sekretaris DPD PAN Sleman Inoki Asmi Purnomo mengatakan partainya terus menjalin komunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi. Mitra koalisi dibutuhkan karena PAN tidak bisa mengusung calon sendiri.
BACA JUGA: PDIP Buka Peluang Koalisi, PAN Mantap Usung Kustini di Pilkada Sleman
“Kami hanya punya enam kursi, untuk bisa mengusung calon minimal ada dukungan sepuluh kursi perwakilan di dewan sehingga PAN harus berkoalisi dengan partai lain,” katanya.
Inoki mengindikasikan partainya bakal mengusung Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo sebagai calon bupati. “Insyaallah siap mengusung kembali. Tentunya kami akan berkoordinasi dengan DPW dan DPP PAN agar rekomendasi dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.