Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan DIY saat memeriksa kelengkapan kendaraan di Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul, Senin (22/4/2023)/ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 16 kendaraan barang kena tilang dalam razia gabungan dari Dinas Perhubungan DIY yang dilakukan di Jalan Parangtritis, tepatnya di selatan simpang empat Druwo, Sewon, Bantul, Senin (22/4/2024). Sebagian besar yang kena tilang karena masa berlaku uji kir sudah habis dan belum diperpanjang
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DIY, Raden Sigit Wahyu Wibowo mengatakan total ada 125 kendaraan yang dihentikan dan diperiksa kelengkapannya oleh petugas. “Yang melanggar ada 16 kendaraan,” katanya.
Dari 16 kendaraan tersebut sebanyak 14 kendaraan kirnya mati, sementara lainnya tidak membawa STNK dan tidak membawa SIM. Mereka yang melanggar, kata Sigit, diberi surat tilang dan harus menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Bantul.
Ia berharap razia kendaraan barang ini dapat mengingatkan kembali kepada semua pengendara atau pemilik kendaraan barang maupun kendaraan umum agar memperhatikan kelayakan kendaraan, salah satunya dengan melakukan uji kir.
Menurutnya uji kir penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kendaraan apakah memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan atau tidak. Selain itu juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Apalagi kemarin kan ada bus yang kecelakaan di jalan Imogiri-Panggang dan ternyata kirnya habis sejak 2020,” ujarnya.
BACA JUGA:
Kabar Gembira! Mulai Hari Ini Uji Kir di Jogja Gratis
Uji KIR Gratis, Belum Ada Lonjakan Signifikan
Peminat Uji Kir Gratis di Bantul Masih Minim
Sigit tidak mengetahui pasti alasan pemilik kendaraan terutama kendaraan umum dan kendaraan barang tidak melakukan atau memperpanjuang uji kir. Padahal uji kir tahun ini sudah digratiskan oleh pemerintah. Namun ia menduga karena pemilik kendaraan tahu bahwa kendaraannya kemungkinan tidak bakal lolos uji kir.
“Kalau uji kir kendaraan akan ketahuan layak dan tidaknya beroperasi, misalnya remnya kurang berfungsi dan sebagainya. Akhirnya kan harus dibawa ke bengkel dan membutuhkan biaya,” papartnya.
Namun bagaimanapun, kata dia, uji kir kendaraan wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi kendaraan dan demi keselamatan bersama di jalan raya. Selain itu razia kelengkapan kendaraan, petugas gabungan juga merazia kendaraan barang yang over demension dan over loading (Odol) atau kelebihan muatan.
Sebelumnya operasi gabungan Dinas Perhubungan DIY juga dilakukan di Jalan Srandakan bantul apda bulan lalu. Hasilnya 41 kendaraan melanggar Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) seperti kir mati dan Odol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.