Harga Pangan Turun! Jogja Alami Deflasi Usai Lebaran
BPS mencatat deflasi 0,01% di Jogja April 2026 akibat turunnya harga pangan usai Lebaran. Inflasi tahunan tetap stabil di 2,62%.
Sejumlah orang tua calon siswa SMP saat berkonsultasi dengan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di kantor Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Senin (19/6/2023)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur Kelas Khusus Olahraga (KKO) mulai dibuka pada Senin (22/4/2024). Siswa yang memiliki prestasi olahraga dapat mendaftar melalui jalur tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menyampaikan ada lima sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Bantul yang membuka PPDB jalur KKO 2024.
Sekolah tersebut yaitu SMPN 1 Sewon, SMPN 2 Sewon, SMPN 1 Kretek, SMPN 2 Kretek, dan SMPN 1 Pleret. Untuk satu rombongan belajar akan menampung 32 orang siswa. Nugroho menuturkan antusiasme pendaftar PPDB KKO cukup tinggi. Beberapa pendaftar menurutnya tidak hanya berasal dari Bantul saja, namun juga dari Kota Jogja. "Tahun lalu [waktu] pendaftaran KKO tidak bersamaan [antar kabupaten kota di DIY]. Sekarang suruh DIY diseragamkan [waktu pendaftaran KKO]," katanya, Senin (22/4/2024).
Dia menuturkan pendaftaran PPDB jalur KKO tersebut akan dibuka pada 22-25 April 2024. Kemudian tes seleksi kebugaran pada 29 April 2024, kemudian tes kecabangan pada 30 April-2 Mei 2024. Lalu dilanjutkan tes wawancara pada 3 Mei 2024.
"Setelah itu pengumuman akan dilakukan pada 7 Mei 2024. Nanti akan tercantum nilai masing-masing orang berapa saat pengumuman," imbuhnya.
Baca Juga
Sekolah Swasta Favorit di Jogja Mulai Gelar PPDB, Cek Materi Tesnya
Minimalkan Kecurangan, Status Pemanfaatan Famili Lain dalam PPDB Jogja akan Ditinjau
ORI DIY Datangi Kantor Disdukcapil Jogja soal Peserta PPDB Menumpang KK
Dia menuturkan kelima sekolah yang menyelenggarakan KKO telah menyediakan fasilitas dan pelatihan untuk membina bakat olahraga yang dimiliki setiap anak. "Ketika sekolah sudah mendeklarasikan memiliki KKO, maka sekolah tersebut harus memiliki sumber daya manusia (SDM), guru yang mampu melatih anak-anak di kelas tersebut," ujarnya.
Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Sewon, Kurnia Puspita menyampaikan tes kebugaran akan akan diselenggarakan di sekolah. Dalam tes tersebut, calon siswa akan diukur tinggi badan, berat badan, dan menjangkau ketinggian dan beberapa tes lain. Sementara calon siswa juga akan menjalani tes kecabangan sesuai cabang olahraga calon siswa yang bersangkutan. “Ini tahun ketiga [KKO] di SMPN2 Sewon. Pendaftar di luar target kita, kita hanya menerima 32 siswa, pendaftar melebihi jumlah tersebut,” ujarnya.
Pada 2022 ada 80 orang pendaftar, dan di tahun 2023 ada 79 pendaftar. Sementara pada hari kedua pendaftaran PPDB jalur KKO tahun 2024, ada 54 orang pendaftar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat deflasi 0,01% di Jogja April 2026 akibat turunnya harga pangan usai Lebaran. Inflasi tahunan tetap stabil di 2,62%.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.