Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Ilustrasi Pilkada -Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul telah menggelar survei popularitas para pendaftar bakal calon bupati (cabup) dan/atau wakil bupati (wabup) pada Pilkada Gunungkidul 2024 nanti.
Wakil Ketua Bidang Media dan Penjaringan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Gunungkidul, Agung Wahyudi mengatakan DPD telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan lembaga riset politik Voxpol Center sejak Rabu (1/5/2024). Hasil survei tersebut akan menentukan arah dukungan atau surat rekomendasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Ada sepuluh orang yang disurvei,” kata Agung dihubungi, Selasa (6/5/2024).
BACA JUGA: KPU Jogja Gelar Sayembara Maskot dan Jingle Pilkada 2024, Hadiah Rp18 Juta
Sepuluh orang tersebut yaitu Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dan Heri Susanto, lalu Supriyadi, Dadang Iskandar, Sugiyartono, Anti Kumala Sari, M. Arif Darmawan, Kurniawan Fahmi, Anggi Tyas Pramudita, dan Mahmud Ardi Widanto.
Survei tersebut akan dilakukan dalam tiga tahap. DPD Partai Golkar akan bekerja sama dengan lembaga survei berbeda di tiap tahapnya. Menurut Agung, pergantian lembaga survei penting dilakukan agar hasil yang didapat lebih bagus.
Survei oleh Voxpol Center membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga pekan. Biaya survei ditanggung DPD Partai Golkar. Apabila DPP telah menurunkan surat rekomendasi, DPD Partai Golkar akan menjajaki kemungkinan pembiayaan lain untuk survei lanjutan.
“Survei kemarin juga mendadak. Pendaftar di Gunungkidul banyak dibandingkan kabupaten/kota lain. Kalau harus mengumpulkan dana dalam sehari dua hari dan pendaftar juga ada yang di luar daerah kan repot,” katanya.
Agung mengaku saat ini DPD masih melakukan komunikasi dengan Partai Gerindra, PKB, dan parpol lain.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan hasil survei yang digelar DPD akan menentukan arah dukungan partai. Dia mengaku surat rekomendasi dari DPP kemungkinan akan turun pada Juli 2024.
Kendati begitu, sebelum surat rekom turun masih ada proses penentuan koalisi dan pasangan calon. Surat tersebut akan turun dalam bentuk pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
PSS Sleman menyiapkan kedalaman skuad dan rotasi pemain untuk menghadapi Super League dan League Cup musim 2026/2027.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.