KAI Uji Coba B50 dan Siapkan Perluasan KRL untuk Tekan Emisi Karbon
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memaparkan proses pembangunan bangunan ITF Bawuran telah mencapai 45%. Diperkirakan pengolahan sampah di ITF Bawuran akan melebihi target semula atau baru mulai beroperasi pada Juni 2024.
“ITF Bawuran progresnya masih pengerjaan fisik,” ujar Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi, Senin (20/5/2024).
Dia menyampaikan saat ini masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan fisik bangunan gedung ITF Bawuran. Dia menyampaikan ditargetkan pekerjaan fisik tersebut rampung pada bulan depan.
“Juni [2024] sudah bisa beroperasi, tetapi tentu saja tinggal kesiapan fisik, infrastrukturnya,” ujarnya.
Sebelumnya Pemkab Bantul menargetkan ITF Bawuran akan mulai beroperasi pada Mei 2024. Namun, proyek tersebut mundur dan diperkirakan baru mulai beroperasi Juni 2024. Bambang mengaku pihaknya berupaya agar ITF Bawuran dapat segera rampung.
Dia menyampaikan sampai saat ini Pemkab Bantul masih belum menemukan lokasi untuk TPS Sementara di Bantul. Kapasitas TPS Gadingsari yang menampung sampah sekitar 90 ton per hari akan penuh pada akhir Mei 2024. Dia pun menyampaikan pihaknya masih mempertimbangkan beberapa lokasi yang akan dijadikan TPS Sementara.
Baca Juga
Pembangunan ITF Bawuran Capai 40 Persen, Pemkab Optimis Rampung Mei 2024
Proyek ITF Bawuran Ditarget Rampung April 2024, Diklaim Mampu Kelola 70 Ton Sampah Per Hari
Pemkot Jogja dan Pemkab Bantul Kerja Sama Pengolahan Sampah di Bawuran
Menurut Bambang, pihaknya kesulitan mencari lokasi untuk pembangunan TPS Sementara lantaran beberapa wilayah menolak untuk dijadikan TPS Sementara.
Dia menuturkan hingga saat ini TPST Dingkikan saat ini telah mencapai 50%, sementara untuk TSPT Modalan telah mencapai 55%.
Dia menuturkan Pemerintah Kabupaten Bantul telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jogja untuk pengolahan sampah di Bawuran. Di sana akan ada kerja sama dengan panel tech untuk pengolahan sampahnya.
Sebelumnya Pemkab Bantul bersama dengan Pemkot Jogja telah menyepakati kerja sama pengolahan sampah di Bawuran hingga mencapai 100 ton per hari. Disana sampah dari Kota Jogja akan diolah hingga 60 ton per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.
BSN menjadi tuan rumah APMP Mid-Year Meeting 2026 yang diikuti 20 negara untuk memperkuat ketertelusuran pengukuran dan ekonomi sirkular.
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.