DPRD Kota Jogja Soroti Keberlanjutan Pengelolaan Air Pokmair 30
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Tingkat keterisian hunian (okupansi) hotel di Bantul mencapai 85 persen selama libur panjang akhir pekan Hari Raya Waisak. Sebagian besar wisatawan masih berasal dari Pulau Jawa.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra menyampaikan rata-rata okupansi hotel di Bantul telah mencapai 85 persen atau melebihi target okupansi hotel yang mencapai 70 persen. Okupansi tersebut pun lebih tinggi dibandingkan dengan libur panjang akhir pekan hari Kenaikan Yesus Kristus awal Mei lalu yang hanya mencapai 73 persen.
Sementara menurut Hendra beberapa penginapan di Bantul okupansinya telah mencapai 100 persen, antara lain D’Omah Hotel Yogyakarta, Ros In Hotel Yogyakarta, Little Tokyo Yogyakarta, Grand Rohan Jogja, dan Joglo Mandapa Boutique Hotel.
Hendra menilai tingginya okupansi hotel tersebut lantaran pelayanan di hotel tersebut telah sesuai dengan standar yang ada. Sehingga, wisatawan memilih menginap disana.
“Beberapa hotel yang okupansinya penuh memiliki standar hospitality dan hotel berbintang,” katanya, Jumat (24/5/2024).
Sementara menurut Hendra okupansi di hotel non bintang saat ini rata-rata mencapai 75 persen. Kemudian, menurut Hendra, beberapa hotel non bintang di wilayah Pantai Parangtritis pun terpantau penuh hingga 26 Mei 2024.
BACA JUGA: Nilai Tanah di Bantul: Ini Kawasan yang Nilainya Tertinggi dan Terendah
Dia menuturkan saat ini lama tingga (length of stay) wisatawan pun telah mencapai 2 hari. Dia menuturkan wisatawan yang menginap di Bantul saat ini masih wisatawan dalam negeri. Wisatawan tersebut sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Sementara hingga saat ini menurut Hendra terjadi kenaikan tarif penginapan di Bantul sekitar 15 persen. Kenaikan tarif tersebut dinilai wajar lantaran ada peningkatan reservasi selama long weekend. Dia pun mengimbau agar manajemen hotel dapat meningkatkan fasilitas huniannya untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang menginap.
Hendra pun memperkirakan akan terjadi lonjakan wisatawan di beberapa destinasi wisata di Bantul selama long weekend tersebut.
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan pihaknya tidak mematok target kunjungan wisatawan yang tinggi selama long weekend hanya berkisar 10 ribu orang per hari selama weekdays, dan saat weekend mencapai 16 ribu orang per hari.
“Target kami sekitar 40-50 ribu orang wisatawan untuk long weekend ini,” katanya.
Dia memperkirakan pada momen libur kali ini, mayoritas wisatawan akan mengunjungi Pantai Parangtritis seperti pada momen libur sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.