Pilur Gunungkidul Diramaikan Wartawan dan MC yang Maju Jadi Lurah
Pilur Gunungkidul 2026 diramaikan bakal calon lurah dari berbagai profesi, mulai wartawan hingga MC, di tengah dominasi petahana.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah Sleman memastikan ada seorang jemaah calon haji yang gagal berangkat ke Tanah Suci di tahun ini. Jemaah tidak bisa diberangkatkan karena alasan Kesehatan.
“Satu orang sakit sehingga ditunda keberangkatannya di tahun depan,” kata Kepala Kemenag Sleman, Sidik Pramono kepada wartawan, Rabu (5/6/2024).
Dia menjelaskan, pada awalnya ada empat jemaah yang tertunda keberangkatannya. Para jemaah ini berasal dari kloter 48 dan 53 yang terdiri dari pasangan suami istri. “Yang sakit suaminya hingga sang istri menemani pada saat dirawat di rumah sakit,” katanya.
Menurut Sidik, untuk dua jemaah yang tergabung dalam kloter 48 sudah bisa diberangkatkan ke Tanah Suci karena kondisinya sudah membaik. Namun, untuk satu jemaah di kloter 53 terpaksa tidak bisa diberangkatkan tahun ini.
Meski tidak menyebutkan secara pasti penyakit yang diderita jemaah ini, ia mengakui keberangkatan ditunda hingga tahun depan. “Jadi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menjalankan prosesi ibadah haji. Dikarenakan masalah ini, maka sang istri yang sempat menemani saat menjalani perawatan, maka berangkat ke Tanah Suci sendiri,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ngeri, Penduduk Indonesia Terbanyak di Dunia Jadi Pengonsumsi Mikroplastik
Ditambahkan Sidik, dari 1.253 jemaah yang berangkat di tahun ini, sebagian besar sudah berada di Tanah Suci. Pasalnya, Jemaah yang tergabung dalam enam kloter ini, tinggal satu kloter terdiri dari 35 orang yang rencana pemberangkatannya pada 9 Juni mendatang. “Jemaah ini masuk kloter 100. Untuk calon haji lainnya sudah sampai di Arab Saudi,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan perjalanan ke Tanah Suci merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap rida Allah SWT semata. Ia juga meminta kepada jemaah menjaga Kesehatan karena kondisi di Tanah Suci berbeda jauh dengan di kampung halaman.
“Niatkan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Yang tak kalah penting, Kesehatan harus terus dijaga,” kata Kustini.
Ia juga berharap selama penyelenggaraan ibadah, jemaah asal Sleman diberikan kemudahan dan kelancaran sehingga dapat pulang ke tanah air dengan selamat. “Semoga menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 diramaikan bakal calon lurah dari berbagai profesi, mulai wartawan hingga MC, di tengah dominasi petahana.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.