Event Jogja: Catat Tanggal Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K
Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K digelar di Kaliurang pada 23 Agustus 2026 untuk mendorong wisata dan ekonomi lokal di Sleman.
Petani cabai di Gadingsari, Sanden, Bantul memanen cabai di lahan pertaniannya, Rabu (7/6/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Panen cabai besar, teropong, dan keriting selama triwulan pertama 2024 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan panen cabai mengalami penurunan sebesar 608,28 kuintal atau 60.828 kilogram (kg).
Total produksi cabai ketiga jenis itu selama triwulan pertama tahun ini mencapai 561,68 kuintal. Produksi cabai keriting paling banyak mencapai 254,24 kuintal.
“Tahun ini tidak ada program peningkatan produktivitas cabai. APBN juga hanya fokus untuk padi, jagung, dan lainnya,” kata Raharjo dihubungi, Jumat (7/6/2024).
Apabila produksi itu dirinci per bulan, maka produksi cabai besar pada Januari yaitu 86,29 kuintal, Februari 98,75 kuintal, dan Maret 95,8 kuintal. Jumlah ini turun 51,99% dibandingkan tahun sebelumnya.
Lalu, produksi cabai teropong pada Januari yaitu 0 kuintal, Februari 6,3 kuintal, dan Maret 20,3 kuintal. Jumlah ini turun 75,37% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemudian, produksi cabai keriting pada Januari yaitu 86,29 kuintal, Februari 92,45 kuintal, dan Maret 75,5 kuintal. Jumlah ini turun 46,70% dibandingkan tahun sebelumnya.
Berbeda dengan ketiga jenis itu, produksi cabai rawit justru mengalami kenaikan sebesar 20,20% dibandingkan tahun sebelumnya atau ada pertambahan 1.057,51 kuintal.
Adapun total produksi cabai rawit mencapai 6.293,44 kuintal dengan rincian pada Januari mencapai 1.646,59 kuintal, Februari 2.461,11 kuintal, dan Maret 2.185,74 kuintal.
BACA JUGA: Tumpukan Sampah di Depo dan Jalan, Imbas Belum Optimalnya TPS 3R
Sebelumnya, Subkoordinator Sarana dan Prasarana Perkebunan dan Hortikultura DPP Gunungkidul, Eni Wijayanah mengatakan jawatannya telah memberikan sebanyak 16 cultivator ke 16 kelompok tani (KT), Maret 2024.
KT yang mendapat cultivator merupakan kelompok yang fokus pada sektor pertanian perkebunan dan hortikultura. Pemberian alat tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian.
Senada dengan Eni, menurut Kepala DPP Gunungkidul, Rismiyadi, alat produksi pertanian yang diberikan merupakan wujud bantuan agar KT dapat mengoptimalkan proses pengolahan tanah, terutama untuk komoditas hortikultura dan perkebunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K digelar di Kaliurang pada 23 Agustus 2026 untuk mendorong wisata dan ekonomi lokal di Sleman.
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam