Pemilik 5 Bidang Lahan Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Belum Terima Ganti Rugi, Ini Penyebabnya

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Sabtu, 08 Juni 2024 15:17 WIB
Pemilik 5 Bidang Lahan Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Belum Terima Ganti Rugi, Ini Penyebabnya

Suasana proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Tirtoadi pada Kamis (6/6/2024).Catur Dwi Janati/Harian Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengadaan lahan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman belum 100% rampung. Ganti kerugian sejumlah bidang tanah belum selesai karena sertifikat masih menjadi agunan di bank.

Humas PT. Adhi Karya pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan pembebasan lahan terdampak Tol Jogja-Solo di ruas Trihanggo-Junction Sleman sebenarnya hampir tuntas. 

BACA JUGA: Konstruksi Box Culver Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Tinggal 2 Titik

"Pembebasan lahan relatif hampir selesai, tinggal beberapa saja [jadi jaminan di bank]. Direncanakan [pembayaran ganti rugi] akan masuk skema konsinyasi yakni dititipkan ke pengadilan," terangnya dikonfirmasi pada Sabtu (8/6/2024).


Berdasarkan hitungan Agung, setidaknya tersisa lima bidang tanah lagi yang belum terbayarkan ganti ruginya. "Dari tiga kalurahan lahan yang dibebaskan [baik di Trihanggo, Tirtoadi maupun Tlogoadi] itu hanya lima bidang yang belum dibayarkan," ungkapnya. 

Lima bidang tanah yang belum dibayarkan ganti ruginya lantaran menghadapi beberapa persoalan. Di antaranya persoalan sertifikat yang dijadikan agunan bank hingga bidang tanah yang mengalami masalah waris. 

"Satu karena masalah agunan, kedua masalah waris. Cuma itu saja, persetujuan warisnya. Lainnya sudah beres," lanjutnya.

Lima bidang yang belum bebas tersebut berada di Tirtoadi dan Tlogoadi. Sementara untuk Trihanggo, pembebasan lahan disebut telah rampung. 

Dibangun sepanjang kurang lebih 3,25 kilometer, ruas Tol Trihanggo-Junction Sleman akan melintasi Kalurahan Trihanggo, Tlogoadi dan Tirtoadi. Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2 Trihanggo-Junction Sleman membutuhkan lahan sebanyak 889 bidang tanah. Jumlah tersebut setara dengan 39,89 hektare. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online