Komisi A DPRD Jogja Dorong Seni Jalanan Dikurasi dan Punya Lokasi Khusus
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Kelompok kesenian barongsai Naga Selatan dari Yogyakarta mengikuti Festival Barongsai Yogyakarta pada puncak acara Peh Cun beberapa waktu lalu di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul./ Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) sebagai organisasi pelestari sosial budaya gabungan dari 14 paguyuban Tionghoa di Jogja menggelar Peh Cun di Pantai Parangtritis pada Minggu (9/6/2024) hingga Senin (10/6/2024).
Humas dan Publikasi Peh Cun 2024, Gutama Fantoni menjelaskan Peh Cun digelar d Pantai Parangtritis karena lokasi tersebut dikenal menjadi tempat religi dan banyak dikunjungi wisatawan. Perayaan Peh Cun awal mula diadakan pada 1999 secara sederhana. Seiring berjalannya waktu semakin meriah dengan banyak hiburan menarik minat masyarakat untuk datang menyaksikan.
BACA JUGA Catat! Peh Cun Digelar di Pantai Parangtritis Mulai Besok
"Kami berharap perayaan Peh Cun di Pantai Parangtritis menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk religi," katanya, Minggu (9/6/2024).
Peh Cun 2024 diadakan sebagai upaya mengingat dan meneladani jiwa patriotisme serta cinta tanah air dari seorang mentri kerajaan Tiongkok kuno. Perayaan tersebut diperingati setiap tanggal 5 bulan lima penanggalan Imlek dan dirayakan tidak hanya di negara asalnya saja.
Perayaan Peh Cun saat ini telah menjadi daya tarik pariwisata, khususnya sebagai wisata religi sejak tahun 1950-an. Perayaan Peh Cun sudah mulai diterima dan ditunggu masyarakat karena dapat meningkatkan kunjungan pariwisata daerah. Acara ini mendapat dukungan tidak hanya dari Dinpar Bantul, tapi juga Dinpar DIY.
Hari pertama Peh Cun 2024 akan diisi dengan penampilan Liong tradisional dan barongsai LDS Hoo Hap Hwee, Taiji dari Hoo Hap Hwee, Tari-tarian dari paguyuban Hoo Hap Hwee, PSMTI, Perhimpunan Fuqing dan Paguyuban Bhakti Putera. Kemudian pada hari kedua akan ada pertunjukan Kesenian Jatilan Mega Mendung dari Bantul, sembahyang Peh Cun dan mendirikan telur.
"Dengan perayaan ini, kami generasi muda semakin mengenal dan peduli serta mau melestarikan budaya, selain itu masyarakat umum semakin mengenal seni dan budaya yang ada di Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.