Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi perekaman e-KTP - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja melaksanakan layanan jemput bola rekam data E-KTP di kemantren. Hal ini terutama untuk melayani pemilih pemula dan masyarakat yang belum melakukan perekaman.
Dalam layanan ini, pemilih pemula di wilayah pelaksanaan yang belum rekam E-KTP diundang untuk hadir. Selain merekam data, dalam kegiatan ini Disdukcapil Kota Jogja juga melayani aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Disdukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki, mengatakan pihaknya sudah membuat jadwal untuk melakukan perekaman E-KTP di wilayah yang tersebar di 14 kemantren di Kota Jogja dari Juni sampai Agustus 2024. Kantor kemantren menjadi tempat layanan jemput bola rekam E-KTP dan aktivasi IKD.
Pelayanan tidak terbatas bagi masyarakat di wilayah kemantren sesuai jadwal, tapi jika ada warga beda kemantren yang datang tetap dilayani. “Dalam rangka menghadapi Pilkada tanggal 27 November 2024, kita semakin meningkatkan untuk jemput bola rekam KTP-el. Ini lebih diintensifkan khususnya bagi pemilih pemula,” ujarnya, Jumat (14/6/2024).
Ia menjelaskan salah satu syarat dalam menggunakan hak pilih dalam Pilkada adalah memiliki E-KTP. Oleh sebab itu, pemilih pemula yang berusia 17 tahun saat hari-H Pilkada harus dipastikan mempunyai E-KTP sehingga pilkada bisa berjalan lancar dan sukses.
“Warga yang sekarang ini usianya 16 tahun dan nantinya pada saat hari-H Pilkada sudah 17 tahun kita lakukan perekaman. Jadi saat ini kita melakukan perekaman nantinya pencetakannya saat usia 17 tahun,” terangnya.
Setelah perekaman data, E-KTP bisa diambil di Kantor Dindukcapil Kota Jogja dan Mal Pelayanan Publik di kompleks Balai Kota Jogja. Pengambilan bisa dilakukan saat pemilih pemula berusia 17 tahun. Maka untuk mengantisipasi pemilih pemula yang baru berusia 17 pada saat pelaksanaan pilkada, Disdukcapil pun akan membuka layanan pada pelaksanaan pilkada.
Dari data terakhir, jumlah pemilih pemula yang sudah merekam E-KTP sekitar 96%. Disdukcapil Kota Jogja selama ini sudah berupaya melakukan rekam E-KTP di sekolah-sekolah, SMA/SMK. Tapi terkadang masih ada pemilih pemula yang tidak masuk sekolah. "Semoga Agustus sudah selesai [perekaman data],” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.