Plataran Senopati Jogja Jadi Foodcourt, Berdayakan Eks Jukir
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul mencatat masih ada ribuan pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP.
"Perekaman e-KTP untuk pemilih pemula tidak semulus yang dibayangkan, ada kesulitan teknis walaupun kami sudah bekerja sama dengan Balai Dikmen [Bantul] dan sekolah," kata Kepala Disdukcapil Bantul, Kwintarto Heru Prabowo , Senin (19/8/2024).
Disdukcapil Bantul menargetkan perekaman e-KTP akan rampung pada Juli 2024. Namun, para pelajar dari beberapa sekolah tidak seluruhnya melakukan perekaman e-KTP sesuai jadwal yang ditentukan. Dia mencontohkan, di sekolah tertentu dijadwalkan untuk perekaman e-KTP untuk 60 orang pemilih pemula, namun yang hadir hanya sekitar 40 orang.
Sebagian murid belum memiliki kesadaran untuk melakukan perekaman e-KTP sejak usia 16 tahun. Pemilih pemula dapat mulai melakukan perekaman e-KTP sejak usia tersebut. Program tersebut diselenggarakan dilakukan untuk percepatan perekaman e-KTP bagi pemilih pemula. Ia memastikan saat ini ketersediaan blangko e-KTP di Bantul masih mencukupi.
"Sebagian siswa masih menganggap belum memerlukan KTP, yang [berusia 17 tahun] pada Agustus dan Oktober masih nanti [perekmana e-KTP]," katanya.
KPU Bantul telah memiliki Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan digunakan untuk penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024. Di situ sudah ada data pemilih pemula. Saat Pilkada, pemilih pemula dapat hadir dengan membawa undangan untuk mencoblos di wilayah masing-masing. Sehingga, menurutnya, meski belum seluruh pemilih pemula melakukan perekaman e-KTP tidak akan menjadi kendala untuk mencoblos saat Pilkada.
BACA JUGA : 2.728 Pemilih Pemula di Kulonprogo Belum Rekam E-KTP
"Tidak ada kendala untuk Pilkada, dengan undangan DPT sudah cukup [untuk mencoblos]," katanya.
Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Bantul, Wuri Rahmawati berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula untuk Pilkada 2024. KPU Bantul telah melakukan sejumlah pendekatan kepada generasi muda melalui sosialisasi ke beberapa sekolah, organisasi kepemudaan dan karang taruna.
“Kami mendorong pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya untuk datang ke TPS pada Pilkada 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.