Krisis Air Memburuk, Pemkab Sleman Siap Naikkan Status Kekeringan
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Ilustrasi khotbah./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul menegaskan bahwa khatib salat Iduladha tidak boleh membawa urusan politik praktis dalam khotbah.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul, Zuhdan Aris mengatakan materi khotbah harus diarahkan pada upaya persatuan dan kesatuan bangsa melalui sikap toleransi. Sikap toleransi dapat diupayakan melalui khotbah. “Materi khotbah tidak boleh berbau politik praktis,” kata Zuhdan dihubungi, Jumat (14/6).
Meski begitu, Kankemenag Gunungkidul membebaskan panitia Iduladha atau khatib untuk memilih materi khotbah selain politik praktis. Tema khotbah setidaknya mendasarkan pada lokalitas wilayah.
Apabila ada khatib yang membawa materi politik praktis, maka Kankemenag akan memindak bersama dengan pihak-pihak yang berkepentingan.
Zuhdan menyampaikan ada sekitar 1.004 titik pelaksanaan salat Iduladha. Dari jumlah itu, jemaah yang akan mengikuti salat mencapai 1.268.330 orang.
Di Kapanewon Wonosari, beberapa tempat yang menjadi lokasi pelaksanaan salat Iduladha antara lain Alun-alun Wonosari, Lapas Kelas IIB Wonosari, dan Stadion Handayani. Sedangkan di Paliyan antara lain di Masjid Aolia, Lapangan Pampang, dan Lapangan Grogol.
BACA JUGA: Terima Ratusan Permintaan Hewan Kurban, Pemkb Gunungkidul Salurkan Ribuan Ekor Kambing
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan pelaksanaan Hari Raya Iduladha perlu mengedepankan kelestarian lingkungan. Hal ini juga telah disampaikan dalam Surat Edaran (SE) No. 2/2024 Tahun 2024.
Beberapa ajakan dalam SE itu antara lain mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan alas salat yang dapat dipakai ulang dan hindari penggunaan alas salat sekali pakai untuk menghindari timbulan sampah.
Selain itu, Pemkab Gunungkidul meminta agar panewu dan lurah menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah seperti tempat sampah terpilah dan alat pengumpul sampah terpilah di lokasi pelaksanaan salat Iduladha.
Panewu dan lurah juga perlu melaksanakan pengumpulan dan pengangkutan sampah di lokasi pelaksanaan salat Iduladha dan menyediakan satuan tugas khusus di lapangan yang menangani sampah sekaligus sebagai tenaga kampanye dan edukasi publik dalam pengurangan sampah plastik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Pemkab Gunungkidul mengkaji opsi vasektomi monyet pejantan untuk mengendalikan populasi lebih dari 1.000 ekor dan mengurangi konflik dengan petani serta warga.
Pilot Malaysia berinisial MS diduga menerbangkan pesawat ke Indonesia dalam pengaruh narkoba dan menyelundupkan 70.144 butir ekstasi.
Lima film horor Indonesia mendominasi box office 2026. Danur: The Last Chapter memimpin dengan 3,6 juta penonton, disusul Ghost In The Cell dan Alas Roban.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan