130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta - ist/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Gunungkidul semakin mengerucut bakal mengusung Bupati Gunungkidul Sunaryanta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Sekretaris DPC PKB Gunungkidul, Ngatiminarto mengatakan bakal calon bupati yang akan diusung dalam Pilkada 2024 semakin mengerucut ke Sunaryanta.
“Untuk calon bupati sudah mengerucut ke inkumben, Sunaryanta. Selain potensial, PKB memang partai pengusung beliau pada 2020 dan PKB masih nyaman dengan kepemimpinannya,” kata Ngatiminarto, Selasa (18/6/2024).
Adapun perihal wakilnya, DPC PKB masih melakukan penjajakan ke semua calon wakil yang mendaftar ke PKB. Ada banyak pendaftar yang mendaftar sebagai bakal wakil bupati untuk Pilkada 2024.
BACA JUGA: Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris
“PKB punya sistem penentuan sendiri mengenai calon yang akan kami usung. Jadi tidak bergantung pada dengan partai lain,” katanya.
Hingga saat ini, DPC PKB masih setia berkoalisi dengan DPD Golkar meski belum ada kesepakatan tertulis. “Dalam penentuan hal-hal penting, PKB pasti punya cara dan hitungan sendiri. Nanti kami temukan dengan partai koalisi,” ucapnya.
Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho menegaskan pernyataan Ngatiminarto bahwa DPD Golkar sedang menuju ke arah Sunaryanta. “Kami sedang menuju ke sana. Kami masih menunggu kesepakatan koalisi dan cawabupnya, bukan menunggu hasil survei,” kata Heri.
Pada Rabu (12/6/2024), Sunaryanta mengaku masih menunggu kepastian partai politik (parpol) pengusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. “Kalau partai menunjuk atau mengajak saya, insyallah saya jalan [maju Pilkada]. Kalau tidak, ya sudah,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.