PEREKONOMIAN DAERAH: Budaya Jadi Keunikan Transformasi Ekonomi DIY
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Ilustrasi pembagian daging hewan kurban. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tercatat sebanyak 99 hewan kurban yang mengandung cacing hati di Gunungkidul. Rinciannya 96 sapi dan tiga kambing.
Cacing hati umumnya memang menyerang ternak sapi, kambing, domba dan ruminansia lain. Meski begitu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan semua daging layak makan.
Kepala Bidang Bina Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul, Suyanto mengatakan 96 ternak yang terdapat cacing hati itu terdiri dari 96 sapi dan tiga kambing.
BACA JUGA: BMH Yogyakarta Salurkan Hewan Kurban ke Perbukitan Kulonprogo dan Desa di Gunungkidul
Jumlah itu tergolong sedikit jika membandinkan dengan data jumlah hewan kurban per Rabu (19/6/2024) yang mencapai 18.648 ekor dengan rincian sapi ada 4.263 ekor, kambing 12.524 ekor, dan domba 1.866 ekor.
“Lokasi pemotongan ada 2.002 titik. Hewan kurban yang kedapatan cacing hati hanya 0,5 persen saja. Semuanya juga layak konsumsi,” kata Suyanto dihubungi, Jumat (21/6/2024).
Suyanto menerangkan mayoritas hewan kurban bercacing hati itu berada di Kapanewon Patuk. Cacing hati hanya menyerang bagian hati. Hati yang rusak cukup dibuang. Dengan begitu, bagian daging hewan tetap dapat dimakan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Retno Widyastuti mengatakan cacing hati bukan penyakit zoonosis. Zoonosis adalah penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya. “Kalau tidak sengaja termakan, cacing hati yang telah ikut termasak tidak menimbulkan efek yang berat,” kata Retno.
Ada tiga tingkat kerusakan yang ditimbulkan cacing hati terhadap hati hewan yaitu ringan, sedang, dan berat. Tingkat ringan hanya menimbulkan kerusakan pada saluran empedu. Petugas penyembelih hanya perlu membuang/ mengafkir bagian rusak dan sisanya boleh dimakan.
DPKH juga telah memberikan sosialisasi pemotongan hewan kurban sebelum Iduladha. Sosialisasi digelar di tiap UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Ada slot 30 orang untuk mengikuti sosialisasi di tiap UPT. “Setiap tahun kami gelar untuk takmir. Berarti setiap tahun ada 180 orang. Soalnya ada enam UPT kan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.