Menteri PUPR Sebut Tol Jogja-Solo Ruas Kartasuro-Klaten Diresmikan Juli

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Jum'at, 28 Juni 2024 20:37 WIB
Menteri PUPR Sebut Tol Jogja-Solo Ruas Kartasuro-Klaten Diresmikan Juli

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (kiri)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati 

Harianjogja.com, SLEMAN—Kepastian kapan beroperasinya Tol Jogja-Solo langsung dijawab oleh Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. Dalam kunjungannya di UGM, Jumat (28/6/2024), Basuki mengungkapkan sebagian ruas Tol Jogja-Solo kemungkinan akan beroperasi pada Juli ini. 

Ruas Tol Jogja-Solo yang akan diresmikan pada Juli membentang sepanjang 23 kilometer. Rinciannya, ruas yang diresmikan mulai dari Kartasura di sisi timur hingga Klaten.

Adapun ruas yang diresmikan ini nyaris identik dengan panjang jalur fungsional yang dibuka saat lebaran tahun ini. Kala itu jalur fungsional Tol Jogja-Solo dibuka 22 kilometer dari Gerbang Tol (GT) Colomadu hingga Gerbang Tol (GT) Ngawen, Klaten. "Kalau Solo-Jogja ini mudah-mudahan Juli ini sampai Klaten bisa kita operasikan resmikan 23 km," tegas Basuki ditemui usai pelepasan KKN di UGM pada Jumat.

BACA JUGA: Proyek Tol Dijadwalkan Masuk Ring Road Juni, Dishub Sleman Prediksi Dua Jalur Terdampak

Secara umum, ruas Tol Jogja-Solo Seksi 1 Kartasuro-Purwomartani terdiri dari dua paket. Seksi 1 Paket 1.1 Kartasuro-Klaten sepanjang kurang lebih 23 kilometer. Sedangkan Seksi 1 Paket 1.2 Klaten-Purwomartani dengan panjang sekitar 20 kilometer.

Dijelaskan Basuki peresmian ruas-ruas tol per penggal ini lumrah diterapkan hampir di semua proyek tol. Pembukaan dan peresmian ruas-ruas dilakukan bertahap tak langsung utuh. "Ya semua kan, tol-tol semua kan enggak nunggu selesai semua pasti bertahap, Cibitung, Cilincing berapa, ya mana yang selesai dulu itu yang diresmikan," ungkap Basuki.

Pengoperasian per penggal semacam ini juga tak lepas dari proyek tol sendiri yang bagian dari investasi. Selain itu peresmian pada penggal ruas yang sudah rampung juga dapat mempercepat masuknya revenue. “Karena itu investasi. kalau enggak diresmikan enggak dioperasikan dia [proyek tol] enggak punya revenue," tegasnya. 

Alasan ini pula yang membuat peresmian tol dilakukan antargerbang tol satu dengan gerbang tol lainnya. "Jadi setiap gate to gate kita, pintu ke pintu kita bisa operasikan, ini [Tol Jogja-Solo] cukup panjang 23 km."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online