Warga Huntap Merapi Kini Pegang SHM, Sultan Ingatkan Jangan Dijual
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Aktivitas wisata di Kawasan Pantai Timang di Kalurahan Purwodadi, Tepus. Foto diammbil beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul telah memiliki beberapa program kegiatan yang akan digelar di semester kedua 2024. Program ini akan menjadi cara mendongkrak kunjungan wisatawan. Pasalnya, tidak ada tanggal merah atau libur panjang hingga penghujung tahun ini.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan ada satu program yang telah selesai digelar yaitu Geoprak Night Specta 6.0 (GNS) pada Jumat – Sabtu, (28-29/6).
“GNS itu menjadi cara kami mengenalkan destinasi-destinasi wisata Gunungkidul. Kami akan meningkatkan promosi di sisa akhir tahun ini,” kata Supriyanta dihubungi, Selasa (2/7).
Selain GNS, ada juga Gunungkidul Tourism Fest (GTF) pada September 2024. Dalam GTF, Dispar akan menampilkan gelaran atraksi hingga pameran produk-produk kreatif Gunungkidul. Ada juga farm trip yang masuk dalam rangkaian GTF.
Tidak hanya itu, Dispar akan mengundang biro perjalanan dengan harapan mereka dapat membawa banyak wisatawan ke Gunungkidul. “Semacam table top,” katanya.
Acara table top, kata dia juga telah diselenggarakan pada Selasa, (2/7) oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Gunungkidul di Heha Sky View, Kapanewon Patuk.
BACA JUGA: Sepekan Terakhir 141 Wisatawan Pantai di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan promosi wisata besar-besaran menjadi sangat penting seiring perkembangan pembangunan di Bumi Handayani.
Menurut dia, Pemkab juga sedang mengembangkan smart village, sehingga informasi mengenai potensi destinasi wisata yang ada di kalurahan/desa dapat didiseminasi ke masyarakat luas.
“Saya juga berharap berbagai event tingkat nasional selalu digelar di Gunungkidul untuk mendukung perkembangan pariwisata daerah,” kata Sunaryanta.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto mengatakan kegiatan table top perlu dilakukan secara rutin. Pasalnya, promosi melalui tatap muka sangat penting, karena destinasi yang ditampilkan di media sosial seting tidak sesuai dengan kenyataan.
“Kami mengundang para buyer untuk melihat langsung kondisi Gunungkidul dan melihat langsung mana-mana yang bisa dipercaya untuk menerima dan melayani mereka,” kata Sunyoto.
Dalam acara table top itu, ada 45 seller yang mana 85% di antaranya berasal dari Gunungkidul. Selain itu, ada 80 buyer yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.