28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Ilustrasi tekstil. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Industri tekstil menjadi prioritas dalam pembangunan industri nasional. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Balai Diklat Industri Yogyakarta berupaya mengembangkan sumber daya manusia yang ada untuk mendorong perkembangan industri tersebut.
Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Masrokhan menjelaskan berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), industri tekstil, alas kaki, dan aneka menjadi prioritas pembangunan. Menurutnya, kontribusi industri tersebut berperan besar sebagai penggerak perekonomian, dan penyerapan tenaga kerja.
BACA JUGA : Wow! Permintaan Besek di Bantul Meningkat Jelang Iduladha
Oleh karena itu pemerintah menaruh perhatian terhadap sektor tersebut. Saat ini pemerintah telah memiliki kebijakan, program kerja, maupun insentif non-fiskal untuk mendorong peningkatan daya saing industri tersebut.
Guna mendorong pertumbuhan industri nasional, ada pemerintah berfokus pada investasi, teknologi, dan sumber daya manusia. Menurutnya, sumber daya harus dipandang sebagai aset sebuah organisasi. Dia menilai sumber daya yang kompeten dan profesional menjadi kunci keberhasilan organisasi, karena memberikan nilai tambah produktivitas organisasi.
“Untuk memperkuat kinerja dan daya saing sektor-sektor tersebut, BPSDMI Kementerian Perindustrian mengambil langkah-langkah proaktif melalui penyediaan tenaga kerja kompeten sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya dalam Pelatihan Vokasi Industri Berbasis Sistem 3 in 1 pada sektor industri di Jogja Expo Center, Jumat (5/7/2024).
Dia menuturkan upaya tersebut dilaksanakan dengan penyelenggaraan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi yang link and match, sehingga para lulusan tidak hanya diserap di sektor industri, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan produktivitas dan kinerja industrinya.
“Kami mengapresiasi di tengah gejolak kondisi industri saat ini, sering kita dengar berita bahwa banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya, ternyata para pelaku industri di Jogja, khususnya di sektor garmen, furniture dan produk kulit bisa kokoh bertahan dan masih merekrut karyawan baru,” ujarnya.
Kepala Pusdiklat BPSDMI, Saiful Bahar menambahkan pembangunan SDM Industri dilakukan untuk menghasilkan SDM yang kompeten guna meningkatkan peran SDM Indonesia di bidang industri, yang mana pembangunannya dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pelaku industri dan masyarakat.
BACA JUGA : Tertinggi se-DIY, Realisasi investasi Triwulan I di Bantul Capai Rp361,6 Miliar
“Sebelumnya sempat ada pembahasan mengenai keunggulan kompetitif DIY yang ada pada aspek sumber daya manusia, sehingga diperlukan langkah nyata bagaimana agar pelatihan vokasi dapat berkontribusi dalam pengembangan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif disini,” ujarnya.
Peserta yang mengikuti pelatihan vokasi industri berbasis sistem 3-in-1 mencapai 200 orang. Peserta tersebut terdiri dari 50 orang mengikuti pelatihan jahit produk kulit, 100 orang mengikuti pelatihan jahit garmen, dan 50 orang mengikuti pelatihan konstruksi (machining) furnitur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.