Waspada! Modus Penipuan Pajak Catut Nama BPKAD Jogja, Ini Ciri-cirinya
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul memastikan jemaah haji yang dipulangkan dalam kondisi sehat. Jemaah haji asal Bantul dipulangkan secara bertahap pada Juli 2024.
Plh. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kankemenag Bantul, Sugito menyampaikan 1.041 orang jemaah haji asal Bantul akan dipulangkan secara bertahap pada 6, 7, 8 dan 16 Juli 2024. Hingga saat ini kondisi jemaah haji tersebut dinyatakan sehat.
“Jemaah haji [yang dipulangkan] kondisinya baik. Sementara ini belum ada info dari petugas [ada jemaah haji yang mengalami masalah kesehatan saat dipulangkan]. Kami menyiapkan berapa ambulance. Kecapekan atau memang kondisi sudah tua dan punya riwayat sakit,” ujarnya Minggu (7/7/2024).
Dia menyampaikan sebelumnya jumlah jamaah haji Bantul tahun 2024 mencapai 1.044 jamaah yang diberangkatkan ke tanah suci. Jemaah haji tersebut diberangkatkan dengan dibagi menjadi empat kloter.
“Tetapi kemarin ada tiga jemaah haji meninggal di sana. Ketiganya meninggal karena masalah kesehatan,” ujarnya.
Tiga jemaah haji yang meninggal tersebut terdiri atas nama Sumartilah Purwo Pardjono, 75, warga Pundong yang meninggal pada Jumat (14/6/2024). Kemudian Ngatijo Wongso Sentono, 86, warga Kretek, meninggal pada Minggu (16/6/2024). Dan Radijem Wongso Semita, 94, warga Kulonprogo yang berangkat bergabung bersama putranya warga Banguntapan. Dia meninggal pada Rabu (26/6/2024).
BACA JUGA: Penerimaan Pajak di Bantul Capai Rp146 Miliar Sampai Pertengahan 2024
Dia menuturkan pihaknya telah menyiapkan empat ambulance untuk mengantisipasi apabila ada jemaah haji yang mengalami maslaah kesejatan, sehingga harus dipulangkan menggunakan ambulance sampai ke kediaman masing-masing.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyambut kedatangan para jamaah haji yang telah menuntaskan ibadahnya.
“Sungguh jamaah sekalian adalah orang-orang beruntung, dapat menunaikan rukun Islam dengan lengkap. Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama,” katanya.
Salah satu jamaah haji asal Sabdodadi, Batul, Jamilah, 58, mengaku bersyukur dapat kembali ke tanah air.
“Alhamdulillah sewaktu di Masjidil Haram itu bisa sholat di lantai level satu dan bisa menyentuh Hajar Aswad lebih dari sekali,” ujarnya.
Sejumlah 352 jamaah haji tahun 2024 yang berasal dari kelompok terbang (kloter) 49 SOC telah kembali ke tanah air pada Sabtu (6/7/2024). Jemaah haji tersebut tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo pada pukul 19.00 WIB. Kemudian, rombongan tiba di Bantul sekitar pukul 10.30 WIB.
Jemaah haji kloter 49 SOC awalnya berisi 353 jamaah haji. Namun, satu jamaah atas nama Sumartilah Purwo Pardjono meninggal di tanah suci. Kemudian, 352 orang jamaah yang kembali, empat diantaranya pulang menggunakan ambulans.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.