Nelayan Asal Riau Meninggal di Laut Gunungkidul, Ini Kronologinya
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Partai Gerindra telah memberikan surat tugas ke mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya untuk maju di Pilkada 2024. Upaya menggandeng koalisi terus dilakukan karena Gerindra tak bisa mengusung calon sendiri.
Ketua DPC Gerindra Sleman, Sukaptana mengatakan, bakal calon bupati yang akan diusung sudah mulai mengerucut. Hal ini tak lepas adanya surat tugas yang diberikan kepada Harda Kiswaya beberapa waktu lalu.
Menurut dia, dengan adanya surat tugas ini, maka mantan Sekda Sleman ini diberikan keleluasaan untuk menjalin komunikasi politik dengan partai lain. Selain itu, juga ada kewenangan mencari calon pasangan yang diajak maju dalam kontestasi.
BACA JUGA : Pilkada Sleman, Pemilih Potensial Mencapai 854.654 orang
“Surat tugas sudah diberikan. Untuk pertimbangan penunjukan, lebih baik berkomunikasi dengan DPD Gerindra DIY,” kata Sukaptana kepada wartawan, Selasa (9/7/2024).
Ditambahkannya, dengan enam kursi yang dimiliki di DPRD Sleman, maka Gerindra belum bisa mengusung calon secara sendiri. Oleh karena itu, Sukaptana mengakui terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain agar bisa mengusung calon secara bersama-sama.
“Minimal harus didukung sepuluh kursi di DPRD. Sedangkan kami baru ada enam kursi, jadi harus tambahan dari partai lain agar bisa mengusung calon di pilkada,” katanya.
Mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya sudah mengantongi surat tugas dari Partai Gerindra. Dukungan ini jadi tambahan amunisi karena sebelumnya sudah mendapatkan dari Partai Golkar.
Ia pun menyakini bisa maju sebagai calon bupati di Pilkada Sleman. “Saya optimistis karena sejak awal yang dipilikrkan demi kemajuan Kabupaten Sleman,” kata Harda.
BACA JUGA : Rekrutmen Segera Dibuka, Segini Honor Pantarlih Pilkada Sleman
Dia mengakui setelah ada nya surat tugas ini, maka akan membangun mitra koalisi dengan berkomunikasi dengan partai lain di Sleman. Di sisi lain, juga mengkonsolidasikan barisan relawan hingga betul-betul bisa menjadi satu untuk upaya pemenangan. “Komunkikasi dengan mitra koalisi terus dilakukan untuk pemenangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Gempa M3,5 mengguncang selatan Bantul, Sabtu (5/9/2026) pagi. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 14 km.
Pakar Turki menilai pipa minyak melalui Suriah sulit menggantikan Selat Hormuz karena biaya tinggi, keamanan, dan minimnya investor.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.