Seluruh Perpustakaan Sekolah di Bantul Diminta Mengurus Akreditasi, Ini Tujuannya

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Rabu, 10 Juli 2024 10:47 WIB
Seluruh Perpustakaan Sekolah di Bantul Diminta Mengurus Akreditasi, Ini Tujuannya

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Perpustakaan Sekolah di Bantul hanya beberapa saja yang mengurus akreditasi. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul pun mendorong seluruh perpustakaan sekolah untuk mengajukan akreditasi.

Kepala Dispusip Bantul Sukrisna menyampaikan akreditasi perpustakaan sekolah dilakukan untuk meningkatkan mutu perpustakaan sekolah. Menurutnya, dengan begitu perpustakaan sekolah akan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi siswanya. 

BACA JUGA: Penjualan Mobil Juni Anjlok 12,3 Persen, Target 1 Juta Unit Terancam

Dia mencatat perpustakaan sekolah yang telah diakreditasi di Bantul mencapai 163 perpustakaan. Jumlah tersebut terdiri dari 125 perpustakaan sekolah tingkat SD dan 38 perpustakaan tingkat SMP. 

Sementara menurut Sukrisna tahun ini ada 12 perpustakaan sekolah tingkat SD dan SMP yang akan diajukan akreditasi. "Harapannya semua sekolah terakreditasi," katanya, Selasa (9/7/2024).

Dia menuturkan Dispusip Bantul terus berupaya mendorong peningkatan jumlah perpustakaan sekolah yang terakreditasi. 

"Kita setiap tahun mendorong agar perpustakaan sekolah terakreditasi, dengan begitu sekolah punya nilai tambah, untuk peningkatan kualitas anak didik kita," katanya.

BACA JUGA: PDIP Tak Terima Rumah Kadernya Digeledah, KPK: Silahkan Lapor ke Dewas

Senada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto mendorong akreditasi perpustakaan sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan.

"Akreditasi menyangkut koleksi [buku], sarana prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, dan penyelenggaraan perpustakaan," katanya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online