Pesona 8 Etnis Sumatra Utara Curi Perhatian Turis di Malioboro
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Teras Malioboro.ist/abdul hamied razak/harianjogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mulai membangun gedung permanen tempat pedagang Teras Malioboro 2 yang baru ke depannya. Lokasinya sekarang ditempati pedagang tepatnya di utara gedung dewan akan difungsikan sebagai Jogja Planning Galery.
Total ada dua tempat yang disiapkan Pemda DIY untuk menampung para pedagang di lokasi yang baru itu. Pertama di area Ketandan tepatnya di belakang Ramayana dan satunya lagi di belakang Teras Malioboro 1.
BACA JUGA: Meresahkan! Vandalisme di Malioboro Jogja Kian Menggila, 10 Toko Jadi Objek Coret-coret
Plh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Wisnu Hermawan mengatakan, proses pembangunan gedung baru tempat relokasi pedagang Teras Malioboro 2 itu sudah dimulai beberapa waktu lalu serentak di dua lokasi tersebut.
"Jadi sekarang prosesnya sudah tahap konstruksi dan juga ada tahap pembangunan oleh pihak ketiga sesuai hasil lelang," katanya, Kamis (11/7/2024).
Sesuai kontrak, pengerjaan akan memakan waktu kurang lebih enam bulan atau sampai akhir tahun mendatang. Setelahnya Dinkop UKM DIY bakal melanjutkan ke tahap berikutnya dengan berkoordinasi bersama Pemkot Jogja.
"Nanti kami lihat dulu harapannya tahun depan proses penempatan sudah bisa dicoba atau belum. Harapannya nanti semua tentu proses relokasi berjalan aman dan nyaman semuanya bisa dirembuk," katanya.
Adapun lahan tempat relokasi pedagang Teras Malioboro 2 itu yang berada di dua lokasi tersebut nantinya seluas 8.000 m². Pembangunan dirancang tidak semuanya penuh dengan bangunan, tapi juga disediakan fasilitas berupa ruang terbuka hijau dan lain sebagainya.
"Masing-masing gedung baik yang di belakang Ramayana atau dekat Teras Malioboro 1 nantinya dibuat tiga lantai dengan anggaran mencapai Rp70 miliar," ujarnya.
Menurut Wisnu, gedung yang berlokasi di Jalan Ketandan akan dikonsep mengarah ke bangunan Chinese sesuai dengan karakteristik wilayahnya. Sementara yang di dekat Teras Malioboro berkonsep bangunan Indische.
"Kalau pembagian lapak itu dari Pemkot Jogja yang urus, kami hanya menyediakan lokasi dan gedung," pungkas Wisnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.