KONI DIY Bangun Simpalawa, Data Atlet Kini Serba Digital
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Petugas kepolisian berpatroli di Pantai Parangtritis pada libur Lebaran Rabu (26/4/2023). Dinas Pariwisata Bantul menyebut pendapatan dari sektor wisata selama 21-25 April mencapai Rp978 juta. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY meminta wisatawan dan pengunjung Pantai Selatan agar tidak berenang dan mewaspadai keberadaan palung yang bisa menyeret dan menenggelamkan korban saat beraktivitas di area pantai.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad, karakteristik pantai selatan berbeda dengan kawasan pantai utara yang mempunyai gelombang tinggi dan beberapa pantainya terdapat palung pasir terutama di Pantai Parangtritis.
BACA JUGA: Dua Wisatawan Meninggal Dunia Terseret Arus di Pantai Parangtritis Bantul
Alhasil, kecelakaan laut masih kerap terjadi lantaran wisatawan nekat bermain air di pantai. "Kami mengimbau wisatawan untuk mematuhi petugas, memperhatikan rambu-rambu yang sudah ditanam di sana, gelombang pantai serta cuaca yang tak menentu. Sekali lagi jangan tertipu dengan kondisi yang tenang di pantai selatan," kata Noviar, Kamis (11/7/2024).
Hal itu merespons insiden dua orang yang terseret ombak dan dinyatakan meninggal dunia di Pantai Parangtritis belum lama ini. BPBD DIY, lanjutnya, telah memasang rambu-rambu peringatan.
Apabila ada palung, pihaknya sebetulnya sudah memancang tiang bendera merah, artinya tidak boleh berenang di area tersebut. Untuk itu, wisatawa dimohon memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang supaya kejadian kecelakaan laut tidak terjadi lagi.
"Kami juga memasang papan peringatan atau larangan," ungkap Noviar.
Tak hanya BPBD DIY, Noviar yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY ini menyatakan, melalui Satlinmas Rescue Istimewa DIY pihaknya senantiasa melakukan penjagaan secara ketat di pos pantau agar para pengunjung untuk tidak terlalu jauh sampai ke tengah pantai.
"Dengan berbagai potensi dan kondisi pantai selatan yang beda inilah, maka tolong patuhi semua himbauan yang ada. Sangat penting pula bagaimana masing-masing pengunjung itu menjaga keselamatan diri terlebih dahulu dengan memperhatikan himbauan petugas," katanya.
BACA JUGA: Masih Banyak Wisatawan Terseret Ombak Parangtritis Tahun Ini, 2 Orang Meninggal Dunia
Khusus Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, sebanyak 69 petugas selama 24 jam pada hari libur disiapkan sedangkan hari biasa dengan sistem shift karena pengunjung tidak terlalu ramai.
Jumlah total pos pantau yaitu 7 pos induk korwil dan 1 kantor operasi dengan 17 pos pantau pembantu. Setiap pos pantau dilengkapi dengan peralatan keselamatan mulai dari jaket pelampung, tali, papan surfing, jet ski, perahu, ambulan serta obat-obatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.