PKB Bantul Kukuhkan Pengurus DPAC, Bidik Program Kerja Terukur hingga 2031
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
Petugas kepolisian berpatroli di Pantai Parangtritis pada libur Lebaran Rabu (26/4/2023). Dinas Pariwisata Bantul menyebut pendapatan dari sektor wisata selama 21-25 April mencapai Rp978 juta. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY meminta wisatawan dan pengunjung Pantai Selatan agar tidak berenang dan mewaspadai keberadaan palung yang bisa menyeret dan menenggelamkan korban saat beraktivitas di area pantai.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad, karakteristik pantai selatan berbeda dengan kawasan pantai utara yang mempunyai gelombang tinggi dan beberapa pantainya terdapat palung pasir terutama di Pantai Parangtritis.
BACA JUGA: Dua Wisatawan Meninggal Dunia Terseret Arus di Pantai Parangtritis Bantul
Alhasil, kecelakaan laut masih kerap terjadi lantaran wisatawan nekat bermain air di pantai. "Kami mengimbau wisatawan untuk mematuhi petugas, memperhatikan rambu-rambu yang sudah ditanam di sana, gelombang pantai serta cuaca yang tak menentu. Sekali lagi jangan tertipu dengan kondisi yang tenang di pantai selatan," kata Noviar, Kamis (11/7/2024).
Hal itu merespons insiden dua orang yang terseret ombak dan dinyatakan meninggal dunia di Pantai Parangtritis belum lama ini. BPBD DIY, lanjutnya, telah memasang rambu-rambu peringatan.
Apabila ada palung, pihaknya sebetulnya sudah memancang tiang bendera merah, artinya tidak boleh berenang di area tersebut. Untuk itu, wisatawa dimohon memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang supaya kejadian kecelakaan laut tidak terjadi lagi.
"Kami juga memasang papan peringatan atau larangan," ungkap Noviar.
Tak hanya BPBD DIY, Noviar yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY ini menyatakan, melalui Satlinmas Rescue Istimewa DIY pihaknya senantiasa melakukan penjagaan secara ketat di pos pantau agar para pengunjung untuk tidak terlalu jauh sampai ke tengah pantai.
"Dengan berbagai potensi dan kondisi pantai selatan yang beda inilah, maka tolong patuhi semua himbauan yang ada. Sangat penting pula bagaimana masing-masing pengunjung itu menjaga keselamatan diri terlebih dahulu dengan memperhatikan himbauan petugas," katanya.
BACA JUGA: Masih Banyak Wisatawan Terseret Ombak Parangtritis Tahun Ini, 2 Orang Meninggal Dunia
Khusus Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, sebanyak 69 petugas selama 24 jam pada hari libur disiapkan sedangkan hari biasa dengan sistem shift karena pengunjung tidak terlalu ramai.
Jumlah total pos pantau yaitu 7 pos induk korwil dan 1 kantor operasi dengan 17 pos pantau pembantu. Setiap pos pantau dilengkapi dengan peralatan keselamatan mulai dari jaket pelampung, tali, papan surfing, jet ski, perahu, ambulan serta obat-obatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
Administrasi Risto Vidakovic belum rampung. Guntur Cahyo Utomo masih memimpin PSIM saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung.
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.
KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Kapten Nurhafiz di Semarang setelah gugur dalam kecelakaan heli MI-17 saat operasi karhutla.
Ekonomi DIY tumbuh 5,79% secara tahunan pada triwulan III 2026. Sektor akomodasi dan makan minum menjadi salah satu pendorong utama.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.