Opsen BBNKB Bantul Tembus Rp21,99 Miliar, Naik 11,4 Persen
Opsen BBNKB Bantul mencapai Rp21,99 miliar atau 57,54% dari target Rp38,23 miliar hingga Agustus 2026.
Sejumlah umat Paroki Jetis bersama elemen masyarakat Kricak saat melaksanakan Merti Sungai Winongo, Minggu (14/7/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah umat Katolik dari Proki Santo Albertus Agung Jetis bersama warga RT 14 RW 03 Jatimulyo, Kricak, menggelar Merti Sungai Winongo, Minggu (14/7/2024).
Kegiatan dipusatkan di area sempadan sungai yang melewati wilayah mereka yang bersebelahan dengan Kampung Kricak Kidul dan Kampung Bener.
Lokasi ini dulunya merupakan tanah kosong yang kumuh. Namun kini perlahan mulai tertata dengan baik, bahkan kini sering digunakan untuk tempat berkumpulnya warga.
Kegiatan Merti Sungai yang diprakarsai oleh Tim Pelayanan Kemasyarakatan Gereja Santo Albertus Agung Jetis ini juga elemen masyarakat Kricak.
Kegiatan diawali dengan penyerahan alat kebersihan dan tanaman hias secara simbolis oleh Pastor Paroki Jetis, Romo Vincentius Suparman Pr kepada ketua RT 14 Joko Hariyanta.
Romo Parman mengingatkan agar semua manusia beriman memiliki tanggung jawab melestarikan dan menjaga keutuhan ciptaan Tuhan. “Membangun paseduluran dengan bersama-sama merawat dan menjaga keutuhan cipataan adalah tugas umat beriman. Maka, kegiatan Merti Sungai ini perlu didukung sebagai upaya membangun paseduluran agar kita manusia ikut mencintai, bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan," kata Romo Parman.
Ketua RT 14 Joko Hariyanta mengapresiasi dukungan umat Katolik Paroki Jetis yang peduli pada lingkungan di wilayahnya. Terutama dalam mendukung upaya warga memanfaatkan area pinggiran sungai menjadi produktif. “Dulu tempat ini hanya tanah kosong yang kotor. Sejak dua tahun terakhir, kami mulai membenahi. Harapan ke depan, tempat ini bisa menjadi ruang interaksi sosial sekaligus untuk meningkatkan perekonomian warga," katanya.
Kegiatan Merti Sungai dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Diawali dengan bersih-bersih lingkungan dan pemilahan sampah. Sejak dua tahun terakhir, warga di RT 14 telah melaksanakan pengelolaan sampah mandiri dengan koordinator pengurus RT. Setiap hari, petugas akan mengambil sampah kemudian dibawa ke tempat pembuangan sampah mandiri.
BACA JUGA: Srikandi PLN UIP JBTB Ikut Bersih-Bersih Sungai di Surabaya
Joko Hariyanta mengakui pengelolaan sampah yang dilakukan warganya masih sangat sederhana. “Iya masih sangat sederhana, apa yang bisa dilakukan warga saja, tapi lebih baik daripada harus menunggu pemerintah," jelas Joko.
Sebagaimana diketahui, saat ini Jogja berada dalam fase darurat sampah, setelah Tempat Pembuangan Sampah terpadu (TPST) Piyungan ditutup sejak maret 2024. Dampak dari penutupan TPST Piyungan membuat warga membuang sampah seenaknya, termasuk ke Sungai.
Maka dengan kegiatan Merti Sungai ini, menjadi momentum untuk menyadarkan dan mengingatkan warga serta pemerintah untuk sama-sama peduli pada lingkungan. Termasuk mengelola sampah di lingkungan. Jika perlu meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui daur ulang.
Sementara itu umat Paroki Jetis bersama Komunitas Tagana Kricak juga turun ke Sungai untuk membersihkan sungai dari tumpukan sampah. Di sepanjang Sungai Winongo ini masih banyak ditemukan tumpukan sampah plastik yang tersangkut di pinggiran talut. Dampaknya selain membuat pemandangan tidak sedap, juga menimbulkan pencemaran air dan dapat menyebabkan banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Opsen BBNKB Bantul mencapai Rp21,99 miliar atau 57,54% dari target Rp38,23 miliar hingga Agustus 2026.
Rehan/Melati kalah dua gim langsung dari pasangan China pada debut Indonesia Masters 2026. Simak evaluasi dan masa depan pasangan baru Indonesia tersebut.
Persebaya bermain imbang 1-1 dengan Bhayangkara FC, sedangkan Persik Kediri kalah 0-1 dari Dewa United pada Super League 2026/2027.
Volkswagen menyetujui tambahan pengurangan 50.000 posisi. Total pekerjaan yang dipangkas hingga 2030 mencapai 100.000 posisi di tengah tekanan industri otomotif
PSIM Jogja ditahan Persita 1-1 dalam lanjutan Super League 2026/2027. Sempat tertinggal, gol A. Purzycki pada menit ke-84 menyelamatkan Laskar Mataram.
Kenali 10 perangkat elektronik yang tetap menyedot listrik saat standby. Simak cara sederhana mengurangi konsumsi listrik dan tagihan bulanan.