Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
tidak ada foto
Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja Corruption Watch (JCW) meminta kepada penyidik Polresta Sleman untuk segera menahan tersangka dalam kasus korupsi berupa dugaan pungutan liar (pungli) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sleman atau Lapas Cebongan.
Koordinator Divisi Pengaduan Masyakarat dan Monitoring Peradilan JCW, Baharuddin Kamba, menjelaskan meskipun tersangka sudah ditetapkan, namun penyidik Polresta Sleman belum menahannya. Hal ini dikhawatirkan menimbulkan kesan tebang pilih.
“Jangan ada kesan bahwa penegakan hukum atas kasus dugaan pungli di Lapas Cebongan ini terkesan tebang pilih yakni tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Karena tersangka merupakan pejabat sehingga belum perlu ditahan sementara tersangka kasus maling ayam langsung ditahan,” ujarnya, Minggu (21/7/2024).
Ia menilai dengan belum ditahannya tersangka tersangka oleh penyidik Polresta Sleman merupakan salah satu upaya pelunakan perlakuan dari Polresta Sleman. “Ini menjadi pertanyaan, kenapa tersangka belum ditahan,” katanya.
JCW berharap untuk tersangka segera ditahan dan diusut aliran dana dugaan pungli di Lapas Cebongan Sleman. “Siapa pun yang menikmati uang pungli tersebut harus diproses hukum tanpa tebang pilih,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pekan Ini Polisi Tetapkan Tersangka Pungli Lapas Cebongan
Ia juga mengingatkan kepada institusi lapas agar kasus ini menjadi momentum untuk memperbaiki pelayanan dan mengantisipasi terjadinya kasus serupa. “Kasus dugaan pungli di Lapas Cebongan Sleman ini seharusnya menjadi momentum baik bagi Lapas lain untuk bersih-bersih dari pungli,” kata dia.
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, menyampaikan meski sudah menetapkan tersangka, namun belum bisa memberi keterangan kepada media terkait identitas tersangka maupun posisinya saat ini. “Besok ya sekalian dengan media yang lain,” ucapnya.
Adapun sebelumnya, ia telah menyampaikan jika Polresta Sleman telah menetapkan tersangka pada Kamis (18/7/2024) lalu. Pihaknya telah memeriksa sebanyk 25 orang dalam perkara tersebut. “Yang diperiksa semua, mulai dari petugas lapas, dari tim medis, ada dari korban, ada dari narapidana juga,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
BPBD Kota Jogja meningkatkan kesiapsiagaan musim kemarau 2026 dan mengimbau warga mewaspadai fenomena bediding serta risiko ISPA hingga kebakaran.
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo pulang naik kereta usai diperiksa KPK terkait OTT yang menjerat Bupati Etik Suryani. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.
Korban tewas gempa Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 4.333 orang. Lebih dari 18.000 warga masih tinggal di penampungan sementara.
Jamwas Kejaksaan Agung Rudi Margono memastikan Febrie Adriansyah diproses secara pidana dan etik. Status pemberhentian masih menunggu Keppres.