Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Caption : Kelompok Wanita Tani di Padukuhan Duwet, Duwet, Wonosari sedang memanen cabai di Bulak Putat, Selasa, (23/7/2024)./ harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kelompok Tani (KT) di Kalurahan Duwet, Wonosari, Gunungkidul masih kesulitan jaringan listrik. Jaringan listrik ini diperlukan untuk menghidupkan titik-titik pompa air dari sumur bor.
Ketua KT Handayani, Jumadi mengatakan pihaknya masih membutuhkan bantuan pengadaan jaringan listrik. Dia bersama KT lain juga telah mengirim permohonan ke Dinas Pertanian dan Pangan (DPP). Hanya, pengadaan masih belum dapat dilaksankan.
Jumadi menerangkan apabila semua petani datang ke sawah dalam satu waktu, maka lahan pertanian dari sisi paling ujung tidak akan mendapat aliran listrik. Pasalnya, sumber listrik paling dekat telah digunakan.
“Tidak kuat listriknya kalau dipakai petani di paling ujung. Sudah kami ajukan ke DPP Gunungkidul, tapi mereka juga tidak mampu,” kata Jumadi ditemui di Bulak Putat, Padukuhan Duwet, Duwet, Selasa, (23/7).
Persoalan listrik ini juga semakin sulit, karena tahun lalu, pertanian di Bulak Putat menjadi sasaran pencurian kabel listrik. Kabel ini bukan berwujud bentangan, tapi gulungan.
“Banyak pencuri yang datang, akhirnya merugikan masyarakat. Taksiran kerugian bisa sampai Rp5 juta,” katanya.
Adapun lahan pertanian cabai yang berada di Bulak Putat mencapai 12,5 hektar. Cabai yang dipanen merupakan cabai hijau. Cabai hijau dipilih karen dapat dipanen dalam jangka waktu yang pendek sekitar sepekan. Panen dapat dilakukan hingga dua belas kali per tanaman.
BACA JUGA: Jaga Ketahanan Pangan Keluarga, Petani Gunungkidul Diminta Simpan Hasil Panen
Panen kali ini merupakan keenam kalinya. Masih ada enam kali panen hingga akhir tahun. Hanya, produksi cabai tiap tanaman akan semakin turun. “Puncak panen itu biasanya di panen keenam dan ketujuh,” ucapnya.
Harga cabai keriting hijau saat ini menyentuh Rp14.000 – Rp16.000 per kilogram (kg). Panen per 1.000 meter persegi dapat menyentuh 2 – 2,5 kwintal. Dengan begitu apabila semua tanaman dipanen, maka produksi cabai per tahun sekitar 300.000 kwintal.
Kepala DPP Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan lahan pertanian cabai di Bumi Handayani mencapai sekitar 100 hektar per tahun. Adapun kebutuhan cabai di Gunungkidul mencapai 300 ton per bulan. “Kebutuhan ini terpenuhi, karena komoditas cabai di pasar bercampur dengan daerah lain,” kata Rismiyadi.
Sekretaris DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengaku PT. PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan perusahaan di bidang energi yang berorientasi pada bisnis.
“Kerja sama langsung dengan PT. PLN. Kalau kerja sama dengan kelompok tani menguntungkan, PT. PLN tentunya akan menuruti [keinginan PT. PLN]. Bisnis kan mereka itu,” kata Raharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dipastikan bukan karena ancaman kerusuhan. APPBI dan Hasan Nasbi meminta publik mengutamakan fakta.
KA Bandara YIA kini beroperasi mulai pukul 04.20 WIB dengan pilihan jadwal dan tarif yang lebih fleksibel bagi penumpang.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto digelar pada 14 Agustus 2026 karena 16 Agustus bertepatan dengan hari Minggu.