Kasus KDRT Masih Mendominasi Meski Kekerasan di Sleman Turun
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul memberikan pelatihan peningkatan ekonomi kreatif kepada 40 pelajar dari dua belas sekolah se-Gunungkidul. Pelatihan ini diberikan selama tiga hari sejak Selasa, (23/7).
Hari pertama, peserta mendapat pelatihan seni pertunjukan, seni rupa, dan fashion. Hari kedua, peserta akan mendapat pelatihan fotografi, kriya batik, dan pemasaran. Pada hari ketiga, peserta akan melakukan praktek kerajinan tenun di Gamplong, Kabupaten Sleman.
BACA JUGA : Pemeran IFBC 2024 Digelar, Dorong Kemudahan Bisnis Bagi Wirausaha
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto mengatakan ada 3.080 jenis usaha ekraf dari 17 subsektor di Gunungkidul. Adapun pelaku ekraf ada 15.000 temasuk pegawai atau karyawan.
Hari menjelaskan pelatihan ekosistem ekonomi kreatif ini, selain mengenalkan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Gunungkidul kepada pelajar di Kabupaten Gunungkidul, juga meningkatkan minat dan bakat pelajar Bumi Handayani terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.
“Pelajar yang ikut jenjang SMA/SMK. Dari seluruh kapanewon. Konsep kami kan untuk mengenalkan ekosistem ekraf dan regenerasi penerus,” kata Hari dihubungi, Selasa, (23/7).
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan ekraf menjadi perwujudan nilai tambah kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia.
Menurut dia, ekonomi kreatif dipandang sebagai suatu ekosistem di mana di dalamnya terdapat hubungan saling bergantung di antara rantai nilai kreatif (creative value chain), lingkungan pengembangan (nurturance environment), pasar (market), dan dokumentasi (archiving).
Konsep rantai nilai, kata Windu mengacu pada semua kegiatan yang menambah nilai pada produk atau layanan melalui berbagai tahap produksi, mulai dari desain, pengembangan, bahan baku dan input, pemrosesan, hingga kegiatan pemasaran dan paska penjualan.
BACA JUGA : Gerakan Momenku Siap Berkemas, Cara Disdikpora DIY Bentuk Wirausaha sejak Muda
Agar peserta dapat tertarik menekui dunia ekraf, mereka perlu mengenal dan memahami ekraf. Tiga metode penting yang dapat diterapkan oleh peserta yaitu amati, tiru, dan modifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.