Harga Louhan di Jogja Bisa Tembus Rp30 Juta, Begini Peluang Bisnisnya
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul memberikan pelatihan peningkatan ekonomi kreatif kepada 40 pelajar dari dua belas sekolah se-Gunungkidul. Pelatihan ini diberikan selama tiga hari sejak Selasa, (23/7).
Hari pertama, peserta mendapat pelatihan seni pertunjukan, seni rupa, dan fashion. Hari kedua, peserta akan mendapat pelatihan fotografi, kriya batik, dan pemasaran. Pada hari ketiga, peserta akan melakukan praktek kerajinan tenun di Gamplong, Kabupaten Sleman.
BACA JUGA : Pemeran IFBC 2024 Digelar, Dorong Kemudahan Bisnis Bagi Wirausaha
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto mengatakan ada 3.080 jenis usaha ekraf dari 17 subsektor di Gunungkidul. Adapun pelaku ekraf ada 15.000 temasuk pegawai atau karyawan.
Hari menjelaskan pelatihan ekosistem ekonomi kreatif ini, selain mengenalkan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Gunungkidul kepada pelajar di Kabupaten Gunungkidul, juga meningkatkan minat dan bakat pelajar Bumi Handayani terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.
“Pelajar yang ikut jenjang SMA/SMK. Dari seluruh kapanewon. Konsep kami kan untuk mengenalkan ekosistem ekraf dan regenerasi penerus,” kata Hari dihubungi, Selasa, (23/7).
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan ekraf menjadi perwujudan nilai tambah kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia.
Menurut dia, ekonomi kreatif dipandang sebagai suatu ekosistem di mana di dalamnya terdapat hubungan saling bergantung di antara rantai nilai kreatif (creative value chain), lingkungan pengembangan (nurturance environment), pasar (market), dan dokumentasi (archiving).
Konsep rantai nilai, kata Windu mengacu pada semua kegiatan yang menambah nilai pada produk atau layanan melalui berbagai tahap produksi, mulai dari desain, pengembangan, bahan baku dan input, pemrosesan, hingga kegiatan pemasaran dan paska penjualan.
BACA JUGA : Gerakan Momenku Siap Berkemas, Cara Disdikpora DIY Bentuk Wirausaha sejak Muda
Agar peserta dapat tertarik menekui dunia ekraf, mereka perlu mengenal dan memahami ekraf. Tiga metode penting yang dapat diterapkan oleh peserta yaitu amati, tiru, dan modifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.
BTS menjadi grup pop pertama yang mencatat penjualan tiket kumulatif lebih dari US$500 juta atau sekitar Rp8,95 triliun.
LHKPN mencatat harta Listyo Sigit Rp15,34 miliar, Dedi Prasetyo Rp13,05 miliar, dan Fadil Imran Rp9,96 miliar.