Jalan Rusak di Sleman Sepanjang 175 Kilometer di Sleman Telah Ditambal

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 25 Juli 2024 18:57 WIB
Jalan Rusak di Sleman Sepanjang 175 Kilometer di Sleman Telah Ditambal

Sejumlah petugas sedang melakukan penambalan jalan rusak di Jalan Kaliurang Timur KM 9,2 di Padukuhan Palgading, Minomartani, Ngaglik, Sleman, Kamis (25/7/2024). Harian Jogja/David Kurniawan

Harianjogja.com, SLEMAN—Jalan rusak sepanjang 175 kilometer di wilayah Kabupaten Sleman telah ditambal. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menyebut, jalan rusak yang telah ditambal sepanjang 50 ruas. 

Sub Koordinator Kelompok Subtansi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, DPUKP Sleman, Suparman mengatakan, tahun ini ada alokasi pemeliharaan jalan dan jembatan sebesar Rp8 miliar. Untuk pemeliharaan jalan, ditargetkan dapat menambal jalan rusak di Bumi Sembada sepanjang 300 kilometer.

“Kami optimistis target ini bisa terpenuhi. Sebab, proses tambal sulam jalan yang rusak masih terus berlangsung,” kata Parman, Kamis (25/7/2024).

Dia menjelaskan, hingga saat ini dari 300 kilometer yang masuk target pemeliharaan, sudah terlaksana sepanjang 175 kilometer di lebih 50 ruas jalan di Sleman.

Untuk pelaksanaan terbagi tiga zonasi meliputi Sleman Barat, Tengah dan Timur. Ruas di Sleman barat yang ditambal sudah dikerjakan seperti Dayu-Krapyak; Tegalsari-Berbah; Tajem-Babadan, Sambiroto-Pokoh; Tajem-Bakungan. Untuk Sleman tengah yang sudah dikerjakan meliputi Cepit-Turi; Kadisobo-Kawedan; Cebongan-Ngangkrik hingga Rejodani-Macasan.

Adapun untuk sektor Sleman barat di antaranya Planguk-Nglengking; Kemusuh-Seyegan; Pasekan-Rewulu; Padon-Minggir hingga Patukan-Krajan.

BACA JUGA: Lama Tinggal dan Belanja Wisatawan Jadi PR, Dispar DIY: Harus Banyak Event dan Atraksi Wisata Malam Hari

“Jadi tiap hari ada tim yang keliling untuk menambal. Adapun lokasinya ada yang berdasarkan laporan warga, tapi juga banyak berdasarkan pendataan oleh tim di lapangan,” katanya.

Diharapkan dengan adanya pemeliharaan jalan, maka jalan dapat berfungsi dengan baik sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi.

Meski demikian, Parman mengakui penambalan hanya bersifat sementara dikarenakan di DPUPKP juga ada perbaikan skala besar dengan skema lelang.

Pelaksana Harian Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Suwarsono mengatakan, perbaikan jalan tahun ini sudah mengalokasikan Rp21,8 miliar. Rinciannya, Pagu sebesar Rp7,1 miliar dari APBD guna memerbaiki ruas Kemusu-Seyegan; Karanggeneng-Pagerjurang dan Banjarsari-Butuh.

“Untuk pagu bersumber dari DAK sebesar Rp14,58 miliar yang dipergunakan perbaikan di ruas Sidorejo-Kemasan, Ngangkruk-Babadan dan Blembem-Tanen. Saat ini, proses pengerjaan sudah dimulai,” katanya.

Diharapakan dengan program ini maka bisa meningkatkan konektivitas dan aksesbilitas. Selain itu, juga untuk memberikan rasa aman sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi.

“Tentunya juga sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dikarenakan aksesbilitas yang semakin lancar,” katanya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online