Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, membuka menggelar Rapat Konsolidasi Nasional MPM se-Indonesia pada Sabtu (27/7/2024) di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jl. Cik Ditiro, Terban, Kota Jogja./ist MPM PP Muhammaddiyah
Harianjogja.com, JOGJA—Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Konsolidasi Nasional MPM se-Indonesia pada Sabtu (27/7/2024) di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jl. Cik Ditiro, Terban, Kota Jogja.
Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan mengundang MPM seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia untuk menyampaikan progres dan dinamika terbaru deengan tema Monitoring dan Evaluasi Sebagai Akselerasi Ketercapaian Program Nasional dan Unggulan.
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menjelaskan acara ini bertujuan untuk meninjau kinerja pasca Rakernas yang diselenggarakan pada Juli 2023. Ia mengapresiasi langkah MPM PP Muhammadiyah yang konsisten memasifkan berbagai macam program yang menyasar kelompok Mustadh'afin.
“Muhammadiyah adalah organisasi yang sangat visioner, dan MPM adalah salah satu contohnya. Konsolidasi diperlukan untuk mengetahui permasalahan yang ada agar langkah kita tetap selaras. Pimpinan Pusat mengapresiasi langkah MPM atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan kader MPM untuk terus menyuarakan dan menerapkan spirit Al-Maun, untuk kemaslahatan masyarakat secara luas. “Sebanyak 25 juta masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan perlu perhatian khusus dari kita. Ini menjadi ladang jihad bagi fasilitator dan kader pemberdayaan,” tuturnya.
Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, memaparkan kinerja selama tahun pertama kepemimpinannya. “Terhitung hari ini, sudah terbentuk lengkap 35 MPM Wilayah yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia, meskipun masih ada yang digabung dengan lembaga atau majelis lainnya,” katanya.
Yamin juga menyebut ada delapan isu utama yang terus dikawal dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat, yang saat ini terus diupayakan dapat diejawantahkan di seluruh Indonesia melalui MPM-MPM yang ada di setiap struktur hingga akar rumput.
“Program pemberdayaan masyarakat ini bersumber dari hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Rakernas MPM pada Juli 2023. Isu yang diangkat antara lain pertanian terpadu, nelayan, buruh, daerah 3T, dan beberapa isu lain yang mendapat perhatian khusus sesuai dengan masalah yang dihadapi,” katanya.
Yamin menyebut Konsolnas ini menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam kegiatan pemberdayaan Muhammadiyah. “Kita perlu mengevaluasi dan mencari jalan keluarnya. Setiap program yang dijalankan bersama komunitas binaan disertai survei kepuasan untuk menilai efektivitas dan efisiensi pemberdayaan yang kita lakukan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sassuolo bermain imbang 1-1 dengan AC Milan di Liga Italia 2026/27. Jay Idzes masih absen karena pemulihan cedera paha.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 12 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat dokumen, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Cek jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 12 Oktober 2026. Ada rute Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Manchester City menang 3-0 atas Liverpool di Anfield. Gol Haaland, Doku, dan Cherki membawa The Citizens ke puncak klasemen Liga Inggris.
Jogja Fashion Rendezvous 2026 menghadirkan koleksi batik tradisional, gaya urban modern, dan peragaan busana unik dalam sesi penutup.