Jelang Penetapan Calon, Panitia Pilur Diminta Cermati Aturan
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, SLEMAN—Anggota DPRD Sleman 2019-2024 mendapatkan fasilitas laptop untuk menunjang ketugasannya sebagai wakil rakyat. Namun dikarenakan masa kerja akan segera habis, Kesekretariatan DPRD mulai menarik fasilitas tersebut.
Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Bagian Umum, Kesekretariatan DPRD Sleman, Nardi mengatakan, selama bertugas sebagai wakil rakyat, anggota dewan memeroleh fasilitas laptop. Jumlah yang diberikan sesuai dengan jumlah anggota, yakni sebanyak 50 unit.
BACA JUGA : DPRD Sleman Studi Tiru Ke Denpasar Bali
“Jadi masing-masing anggota mendapatkan satu laptop untuk menunjang operasional dan ketugasan yang dimiliki,” kata Nardi, Ahad (28/7/2024).
Meski demikian, ia memastikan fasilitas ini hanya sebatas pinjam pakai. Oleh karenanya, pada saat masa kerja akan habis ada kebijakan dari kesekretariatan untuk menarik laptop yang dibawa oleh anggota DPRD.“Sekarang masih dalam proses penarikan. Mudah-mudahan berjalan lancar,” ungkapnya.
Guna mempercepat penarikan, sudah ada surat ke pimpinan DPRD terkait dengan hal tersebut. Diharapkan sebelum pergantian anggota DPRD, laptop sudah dapat ditarik semuanya dari tangan anggota dewan yang lama.
“Rencananya pelantikan dilaksanakan 12 Agustus mendatang, makanya kami usahakan sebelum pergantian sudah dapat tertarik semuanya,” katanya.
Disinggung mengenai yang sudah mengembalikan, Nardi mengakui belum semuanya. Pasalnya, dari 50 anggota dewan, yang terkonfirmasi mengembalikan baru satu orang. “Untuk perkembangannya nanti saya cek lagi. Yang jelas, belum semua mengembalikan,” kata dia.
Pengurus Barang, Kesekretariatan DPRD Sleman, Sugiharto menambahkan, proses penarikan laptop operasional anggota dewan akan terus dilakukan. Penarikan sesuai dengan status yang merupakan pinjam pakai.
“Hanya dipinjamkan. Jadi, saat masa jabatan habis harus mengembalikan karen laptop ini merupakan aset milik negara. Untuk kondisinya akan kami terima apa adanya, apakah laptop ini rusak atau masih bisa dipakai,” katanya.
Disinggung kemungkinan adanya anggota dewan yang molor mengembalikan, ia tidak menampik hal tersebut bisa terjadi. Pasalnya, pengalaman di 2019 ada beberapa oknum yang mengembalikan setelah tidak lagi menjabat sebagai wakil rakyat.
“Harapannya bisa segera mengembalikan semua, tapi kalau ada yang molor tetap akan dikejar untuk mengembalikan laptopnya, meski sudah tidak menjabat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Kelurahan Cokrodiningratan membentuk 10 Kader Keamanan Obat Bahan Alam melalui Program IDAMAN BPOM untuk mengedukasi masyarakat memilih jamu aman.
Penumpang Bus Sekolah Si Bulan Sleman meningkat pada tahun ajaran baru. Koridor Terminal Pakem-Bandara Adisutjipto mencatat tambahan terbanyak.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Shayne Pattynama memuji perlawanan Timor Leste meski Indonesia menang 3-0 di Piala AFF 2026. Garuda kini mengoleksi enam poin dari dua laga.
Jadwal layanan SIM Polresta Sleman Agustus 2026 telah dirilis. Cek lokasi SIM Keliling, MPP, SIMMADE, jam layanan, dan syarat perpanjangan.