Raperda RTRW Gunungkidul Disepakati, Investasi Bakal Lebih Terarah
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta dengan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo terlihat mesra dalam acara peringatan Hari Jadi BPR-BPRS di Lapangan Pemkab Sleman, Minggu (9/6/2024). Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Video viral tentang kemesraan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dengan Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta tersebar di media sosial dan masyarakat sejak Minggu (9/6/2024) malam. Kemesraan ini pun dikait-kaitkan dengan peluang maju bareng di Pilkada Sleman 2024.
Momen ini diketahui berlangsung pada saat acara jalan santai untuk memperingati Hari Jadi BPR-BPRS Nasional di Lapangan Pemkab Sleman, Minggu pagi. Video ini juga bisa dilihat di akun Instagram milik bupati karena me-repost postingan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Haris Sugiharta mengaku tidak menyangka videonya bersama bupati bisa viral. Terlebih lagi, momen tersebut diambil secara spontan pada saat acara di lapangan pemkab.
“Awalnya saya menganggap biasa. Ini dikarenakan saya sebagai ketua legislatif dan bupati sebagai pimpinan eksekutif sehingga sudah sering menjalin komunikasi. Eh malah jadi viral dan mungkin efek dari pilkada yang semakin dekat,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (10/6/2024) petang.
Baca Juga: Pemilih Potensial di Pilkada Sleman Mencapai 854.654 Orang
Dikaitkannya kedua tokoh ini tak lepas dari penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDI Perjuangan Sleman. Sebagaimana diketahui bersama, Bupati Kustini mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati, sedangkan Haris menjadi bakal calon wakil bupati.
“Saya ikuti instruksi dari partai dan siap dipasangkan dengan siapa saja. Untuk siapa yang akan diusung, saya serahkan sepenuhnya ke DPP,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemkab Sleman Pastikan Anggaran Pilkada Rp58,5 Miliar Telah Disalurkan Semuanya
Meski demikian, Haris mengakui momen kemesraan dengan bupati seperti yang terlihat di acara Hari Jadi BPR-BPRS bukan yang pertama. Pasalnya, secara pribadi juga menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan bupati.
“Saya bersama dengan bupati merupakan pejabat politik dan jangan salah, Bupati maju di Pilkada 2020 juga lewat PDI Perjuangan. Kalau memang public memiliki persepsi lain terkait dengan kemesraan dengan politik itu juga sah-sah saja. Kita harus menghormatinya,” katanya.
Baca Juga: KPU Sleman Petakan TPS untuk Pilkada 2024, Lebih Sedikit Dibandingkan Pemilu Lalu
Terpisah, Bupati Kustini Sri Purnomo belum bisa memberikan jawaban terkait dengan video viral kemesraannya dengan Ketua DPRD Sleman ini. Untuk diketahui, Bupati sudah mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon bupati dari DPD PAN Sleman.
Meski demikian, untuk bisa maju harus berkoalisi dengan partai lain. Hal ini dikarenakan kursi yang dimiliki PAN di DPRD Sleman hanya enam, sedangkan agar bisa mengusung bakal calon minimal didukung sepuluh kursi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 10 September 2026 buka di Balai Kalurahan Siraman Wonosari. Cek jam layanan dan syaratnya di sini.
Jadwal SIM Keliling Bantul Kamis 10 September 2026 hadir di Kalurahan Gilangharjo Pandak. Cek jam layanan dan syarat perpanjangannya di sini
momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) diharapkan menjadi pijakan untuk mengembangkan sport industry (industri olahraga) dan sport tourism
Barcelona mengawali Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan 5-1 atas Feyenoord. Raphinha mencetak dua gol di Camp Nou.
Rute Trans Jogja September 2026 lengkap dari Jalur 1A hingga 15, beserta tarif tiket nontunai, reguler, pelajar Rp500, dan syarat pembayarannya.